Thursday, 15 October 2015

Gempa Singkil Aceh 13 Oktober 2015, Peringatan Tuhan Langsung Bagi Mereka yang Membakar Gereja-Nya

Gempa Singkil Aceh 13 Oktober 2015, Peringatan Tuhan Langsung Bagi Mereka yang Membakar Gereja-Nya

Sumber Berita: http://www.acehterkini.com/2015/10/aceh-singkil-dilanda-gempa-dan-debu.html

Well, silahkan cek kebenaran berita ini pada link di atas bahwa pada Selasa, 13 Oktober 2015, pukul 17.05 WIB, Aceh Singkil dilanda gempa:

Kita tahu bersama bahwa kerusuhan Aceh Singkil di mana sejumlah massa Aceh mengamuk dan membakar gereja itu terjadi pada hari yang sama, yaitu pada Selasa, 13 Oktober 2015 pada pukul 11.00 WIB. Bukti kronologinya bisa dilihat di sini:

Selasa (13/10) pagi tadi, sekitar pukul 8.00 WIB, warga berkumpul di Kecamatan Simpang Kanan. Kemudian dua jam berselang, sekitar pukul 10.00 WIB, kelompok tersebut bergerak ke Tugu Simpang Kanan. "Kemudian dihadang, ada pasukan TNI dan Polri, sehingga mereka menuju ke rumah ibadah GHKI Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah," kata Badrodin. Dia mengatakan, Polri telah mengamankan 21 gereja yang dipermasalahkan. Namun, karena lokasi yang tersebar, Polri hanya bisa menempatkan 20 orang di satu objek. Sementara itu, jelas Badrodin, massa yang bergerak jumlahnya mencapai 500 orang. Karena itu, pembakaran rumah ibadah pun tak terhindarkan setelah massa bergerak pada 11.00 WIB. "Setelah membakar gereja massa bergerak ke desa tadi. Di situ terjadi bentrok massa yang telah membakar dengan yang menjaga. Dari situ terjadi korban," ujar Badrodin.

Sumber Berita: http://www.cnnindonesia.com/nasional/20151013220952-20-84832/kapolri-beberkan-kronologi-kerusuhan-aceh-singkil/

Dari sini kita bisa ambil kesimpulan yang sangat nyata bahwa kerusuhan di Aceh terjadi pada pukul 11.00 WIB siang di mana terjadi pembakaran gereja. Namun pada sore harinya, pukul 17.05 WIB, terjadi gempa di daerah Aceh Singkil. Kebetulan?

Saya rasa ini bukan kebetulan. Ini adalah peringatan dari Tuhan kepada masyarakat beringas di Aceh bahwa jika mereka tidak bertobat, maka akan ada bencana besar yang menghantam daerah mereka. Ini adalah peringatan keras dari Tuhan kita, Yesus Kristus kepada Aceh bahwa sangat mudah bagi Beliau untuk mengirimkan lagi tsunami bagi Aceh yang akan menelan korban jiwa yang sangat banyak sekali dari Aceh.

Baca link ini mengenai Tsunami Aceh: http://kebenaranalkitabmain.blogspot.co.id/2015/05/kesaksian-mengenai-tsunami-aceh.html

Cerita ini adalah kisah nyata dan rahasia di balik terjadinya tsunami Aceh dengan kesaksian 400 orang umat Kristen bahwa kisah ini sungguh terjadi...

Bencana Raya Tsunami Aceh 2004 sudah lama berlalu, tapi tak seorangpun yang akan pernah melupakannya. Prahara itu setara dasyatnya dengan Bom Hiroshima dalam catatan sejarah bumi ini. Sampai kapanpun orang tidak akan pernah lupa pada Tsunami Aceh, dan seluruh umat manusia, keturunan demi keturunan, akan terus mengenangnya.Orang akan tetap mengingatnya sebagai bencana alam terbesar sepanjang zaman modern.

Tak seorangpun yang akan lupa betapa stasiun-stasiun TV menayangkan video-video mengerikan: mayat-mayat manusia bergeletakan tak berarti di jalan-jalan, di trotoar, di lapangan, di selokan-selokan, tergantung di tiang listrik, di atas pohon dan tempat-tempat lain. Para reporter melaporkan langsung dengan berdiri di sekitar tumpukan mayat berserakan, bagai tumpukan ikan di pasar ikan.

Tapi adakah yang tahu rahasia besar di balik peristiwa dahsyat itu? Sekaranglah saatnya rahasia itu diungkapkan secara luas, agar menjadi peringatan besar bagi dunia, sama seperti Bahtera Nuh menjadi peringatan akan bengisnya murka Allah atas manusia di jaman itu.

Berikut ini saya salin dari catatan harian saya dari tahun 2005 lalu.

“Tadi pagi saya mendengar cerita yang menggetarkan dari tante saya. Beliau adik perempuan ibu saya, yang baru tiba dari Pekan Baru-Riau beberapa hari lalu ke kota ini, untuk meninjau anaknya yang sekolah disini. Cerita itu terlalu mengguncangkan sampai saya merinding mendengarnya dan memutuskan untuk menulisnya disini. Beliau bercerita tentang sebuah peristiwa yang luput dari pers, yang menjadi awal dari bencana besar Tsunami Aceh 2004 lalu”

Tanggal 24 Desember 2004, sebuah jemaat gereja berjumlah kira-kira 400 jiwa di Meulaboh, Aceh Darussalam, sedang kumpul-kumpul di gedung gereja untuk persiapan Natal, tiba-tiba mereka didatangi segerombol besar massa berwajah beringas. Mereka adalah warga kota, tetua-tetua kota, aparatur pemerintah serta polisi syariat. Massa ini dengan marah mengultimatum orang-orang Kristen itu untuk tidak merayakan Natal. Tetapi pendeta dan jemaat gereja itu mencoba membela diri, kurang lebih berkata:

“Mengapa Pak? Kami kan hanya merayakan hari besar agama kami. Kami tidak berbuat rusuh atau kejahatan kok. Acara besok untuk memuji dan menyembah Tuhan kok, Pak. Yakinlah, kami tidak akan mengganggu siapapun.”

Tetapi massa itu tidak menggubris dan kurang lebih berkata:

“Sekali tidak boleh, ya tidak boleh! Ini negeri Islam! Kalian orang-orang kafir tidak boleh mengotori kota kami ini! Dengar, kalau kami membunuh kalian, tidak satupun yang akan membela kalian, kalian tahu itu!?”

Tetapi orang-orang Kristen itu tetap berusaha membujuk-bujuk massa itu. Lalu massa yang ganas itu memutuskan begini: “Kalian tidak boleh merayakan Natal di dalam kota. Kalau kalian merayakannya disini, kalian akan tahu sendiri akibatnya! Tapi kalau kalian tetap mau merayakan Natal, kalian kami ijinkan merayakannya di hutan di gunung sana!!”

Setelah mengultimatum demikian, massa itupun pergi. Lalu pendeta dan jemaat gereja itu berunding, menimbang-nimbang apakah sebaiknya membatalkan Natal saja, ataukah pergi ke hutan dan bernatal disana. Akhirnya mereka memilih pilihan kedua. Lalu berangkatlah mereka ke hutan, di daerah pegunungan. Di suatu tempat, mereka mulia membersihkan rumput dan belukar, mengikatkan terpal-terpal plastik ke pohon-pohon sebagai atap peneduh, lalu mulai menggelar tikar. Besoknya, 25 Desember 2004, jemaat gereja itu berbondong-bondong ke hutan untuk merayakan Natal.

Perayaan Natal yang sungguh memilukan sekali. Mereka menangis meraung-raung kepada Tuhan, meminta pembelaanNya. Sebagian besar mereka memutuskan menginap di hutan malam itu.

Lalu pagi-pagi buta sekali, ketika hari masih gelap, istri si pendeta terbangun dari tidur. Ia bermimpi aneh, membangunkan suaminya dan yang lain. Dalam mimpinya itu TUHAN YESUS datang kepadanya, menghiburnya dengan berkata:

“Kuatkanlah hatimu, hai anakKu. Jangan engkau menangis lagi. Bukan kalian yang diusir bangsa itu, tetapi Aku! Setiap bangsa yang mengusir Aku dan namaKu dari negeri mereka, tidak akan luput dari murkaKu yang menyala-nyala. Bangunlah dan pergilah ke kota, bawa semua saudaramu yang tertinggal disana ke tempat ini sekarang juga, karena Aku akan memukul negeri ini dengan tanganKu!”

Lalu mereka membahas sejenak mimpi itu. Sebagian orang menganggap itu mimpi biasa, menenangkan si ibu pendeta dengan berkata kira-kira begini: “Sudahlah Ibu, jangan bersedih lagi. Tentulah mimpi itu muncul karena ibu terlalu sedih”. Tetapi sebagian lagi percaya atau agak percaya bahwa mimpi itu memang betul-betul pesan Tuhan. Akhirnya mereka memutuskan mengerjakan pesan seperti dalam mimpi itu. Beberapa orang ditugaskan ke kota pagi buta itu juga untuk memanggil keluarga-keluarga jemaat yang tak ikut bernatal ke hutan.

Ketika pagi hari, sekitar pukul 7 s/d 8 pagi mereka semua telah berada kembali di pegunungan, mereka dikejutkan goncangan gempa yang dasyat sekali. Tak lama kemudian, peristiwa Tsunami Besar itupun terjadi.

Sekarang, pendeta gereja yang selamat itu telah pergi kemana-mana, mempersaksikan kisah luar biasa itu ke gereja-gereja di seluruh Indonesia, termasuk ke gereja dimana tante saya beribadah, di Pekan Baru.

Saya tidak tahu kebenaran cerita tante saya itu, sebab dialah orang satu-satunya yang pernah bercerita begitu pada saya.Itulah sebabnya saya tulis dulu di buku harian ini supaya saya tidak lupa dan supaya bila kelak saya telah mendengar cerita yang sama dari orang lain, barulah saya akan percaya dan akan saya ceritakan kepada sebanyak-banyaknya orang”.

Saudara dalam Yesus,

Beberapa waktu lalu, saya teringat pada catatan itu lalu terpikir untuk surfing di internet ini, apakah ada orang lain yang mendengar kesaksian yang sama. jika ada, berarti tante saya itu tidak membual pada saya, dan berarti peristiwa itu benar terjadi.

Lalu apa yang saya temukan? Saya BENAR-BENAR menemukannya setelah dengan susah payah membuka-buka banyak situs. Salah satunya saya temukan di pedalaman salib.net.

Itulah sebabnya catatan harian itu saya publikasikan di blog ini untuk saudara publikasikan lebih luas lagi ke seluruh dunia. Biarlah seluruh dunia tahu bahwa Tuhan kita Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Ia sungguh-sungguh HIDUP!
Haleluyah!!

Tuhan kita memang adalah Maha Kasih dan Maha Pengampun, tetapi Dia sama sekali tidak melepaskan orang yang bersalah dari hukumannya

(Keluaran 34:6 [LAI TB] Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,
34:7 yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.")


Tuhan yang kita sembah itu memang benar bahwa Dia Maha Pengampun dan Maha Penyayang, tetapi jangan salah, Dia itu juga berkata bahwa Dia tidak akan melepaskan orang-orang yang bersalah dari hukuman mereka. Dia tidak segan menimpakan hukuman orang tua kepada anak-anak mereka.

Dia juga adalah Allah Pembalas yang tidak segan-segan membalaskan perbuatan orang-orang fasik yang berusaha menindas umat-Nya

(Mazmur 94:1 [LAI TB] Ya Allah pembalas, ya TUHAN, ya Allah pembalas, tampillah!
94:2 Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang mereka lakukan!
94:3 Berapa lama lagi orang-orang fasik, ya TUHAN, berapa lama lagi orang-orang fasik beria-ria?
94:4 Mereka memuntahkan kata-kata yang kurang ajar dan semua orang yang melakukan kejahatan itu menyombong.
94:5 Umat-Mu, ya TUHAN, mereka remukkan, dan milik-Mu sendiri mereka tindas;
94:6 janda dan orang asing mereka sembelih, dan anak-anak yatim mereka bunuh;
94:7 dan mereka berkata: "TUHAN tidak melihatnya, dan Allah Yakub tidak mengindahkannya."
94:8 Perhatikanlah, hai orang-orang bodoh di antara rakyat! Hai orang-orang bebal, bilakah kamu memakai akal budimu?
94:9 Dia yang menanamkan telinga, masakan tidak mendengar? Dia yang membentuk mata, masakan tidak memandang?
94:10 Dia yang menghajar bangsa-bangsa, masakan tidak akan menghukum? Dia yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia?
94:11 TUHAN mengetahui rancangan-rancangan manusia; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka.)


Tepat sekali, Tuhan yang kita sembah adalah Allah Pembalas yang akan bertindak dengan segera jika Dia melihat orang-orang fasik menindas umat-Nya.

Oleh karena itu, kita sebagai umat Kristen tidak perlu terprovokasi atau pun berusaha untuk menjadi pahlawan apalagi sampai mengangkat pedang untuk membela Tuhan kita. Kita tidak diajarkan demikian untuk membalas yang jahat dengan yang jahat. Kita dilarang untuk melakukan pembalasan karena pembalasan itu adalah hak dari Tuhan kita. Dialah yang akan melakukan pembalasan kepada mereka yang menganiaya umat-Nya. Biarkan Tuhan saja yang melakukan pembalasan karena memang Dia-lah yang empunya pembalasan.

(Ibrani 10:30 [LAI TB] Sebab kita mengenal Dia yang berkata: "Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan." Dan lagi: "Tuhan akan menghakimi umat-Nya."
10:31 Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.)


Tepat sekali, kita umat Kristen cukup diam saja, sebab Dia sendiri yang akan turun tangan untuk melakukan pembalasan. Dia bukan Allah yang lemah sehingga harus dibela, tetapi Dia sendiri yang akan turun tangan untuk melawan mereka yang menentang Dia dan tidak suka dengan Dia

(Keluaran 14:14 [LAI TB] TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.")

(Nahum 1:2 TUHAN itu Allah yang cemburu dan pembalas, TUHAN itu pembalas dan penuh kehangatan amarah. TUHAN itu pembalas kepada para lawan-Nya dan pendendam kepada para musuh-Nya.
1:3 TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.)

(Nahum 1:7 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya
1:8 dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap.
1:9 Apakah maksudmu menentang TUHAN? Ia akan menghabisi sama sekali; kesengsaraan tidak akan timbul dua kali!)


Jadi, kita cukup diam saja, biar Tuhan saja yang berperkara dengan mereka langsung. Mereka pasti tidak akan selamat kalau Tuhan sudah memutuskan akan menulahi mereka.

Namun, alangkah baiknya kita sebagai orang-orang Kristen mendoakan orang-orang Aceh tersebut dan memohon kepada Tuhan agar Tuhan berbelas kasih dan mengampuni mereka sehingga Tuhan tidak menulahi mereka dan menghajar mereka dengan bencana-bencana yang dashyat.

Kita naikkan doa syafaat kita bagi Aceh dan meminta kepada Tuhan untuk mengampuni mereka sehingga Tuhan tidak mengirimkan murka-Nya yang menyala-nyala itu kepada masyarakat Aceh seperti tsunami 2004 lalu. Mari kita layangkan doa kepada masyarakat Aceh agar mereka tidak dimurkai Tuhan dan diampuni oleh Tuhan. Saya percaya peringatan ini barulah gempa kecil. Maksud saya, gempa 3,6 ini sebenarnya hanyalah peringatan kecil saja agar rakyat Aceh itu sadar bahwa mereka telah berbuat jahat. Karena itu, sebelum datang yang lebih besar, mari kita mendoakan mereka sehingga murka Tuhan bisa surut dari mereka

Menurut BMKG Aceh yang dicatat oleh situs berita http://www.acehterkini.com/2015/10/aceh-singkil-dilanda-gempa-dan-debu.html, lokasi gempa ada di 2.14 LU - 97.83 BT. Kalau kita cek di google, maka lokasinya ada di sini:

Dekat sekali ya ternyata lokasi gempanya dengan daerah Aceh Singkil? Jika lokasinya sedekat itu, maka 3.7 SR pun akan cukup terasa. Cukup kuat untuk jadi peringatan. Well, silahkan nilai sendiri apakah kebetulan atau tidak kejadian ini.

Untuk Umat Muslim yang Sedang Membaca Tulisan Ini:
Mungkin di dalam benak sodara akan terngiang-ngiang seperti ini bahwa “Isa itu bukan Tuhan” sehingga sodara tidak akan percaya dengan kesaksian ini. Namun izinkan saya memberitahu beberapa hal kepada sodara bahwa Isa itu adalah “Kalimat Allah كلمة الله”

(Ali Imran 3:39 "Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): 'Sesungguhnya, Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan Kalimat dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang shaleh'.")
Arab: فَنَادَتْهُ الْمَلائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَى مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ
Transliterasi: Fanaadathul malaa-ikatu wahuwa qaa-imun yushallii fiil mihraabi annallaha yubasy-syiruka biyahya mushaddiqan bikalimatin minallahi wasai-yidan wahashuuran wanabii-yan minash-shaalihiin(a)

(Ali Imran 3:45 "(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: 'Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimat dari-Nya, namanya Al-Masih 'Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),")
Arab: إِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Transliterasi: Idz qaalatil malaa-ikatu yaa maryamu innallaha yubasy-syiruki bikalimatin minhuusmuhul masiihu 'iisaabnu maryama wajiihan fiiddunyaa wal-aakhirati waminal muqarrabiin(a)

“Isa adalah Kalimat Allah dan Roh-Nya”
Arab: عِيسَى كَلِمَةِ اللَّهِ وَرُوحِهِ
Transliterasi: Isa kalimatullahi waruuhi
(Hadits Sahih Muslim 1:380)


Jadi coba silahkan sodara baca baik-baik, apakah ada di dalam Al-Quran maupun Hadits, seorang manusia atau nabi yang digelari dengan gelar “Kalimat Allah كلمة الله”? Tidak ada! Tidak ada satu pun manusia atau nabi mana pun yang digelari dengan gelar “Kalimat Allah كلمة الله” atau “Kalimat” yang berasal dari Allah sendiri.

“Kalimat Allah كلمة الله” itu berarti Isa itu berasal dari Allah itu sendiri. Isa itu satu Zat dengan Allah. Isa tidak diciptakan, karena Isa itu keluar dari Allah sendiri dan satu Zat dengan Allah itu sendiri. Itulah sebabnya Isa itu disebut sebagai “Kalimat Allah كلمة الله”. Dia tidak diciptakan, itu artinya Isa adalah kekal dan bukan ciptaan. Dia juga bukan manusia. Kenapa? Karena Dia adalah “Kalimat Allah كلمة الله”. Itu sebabnya Dia bukan manusia, tetapi benar-benar “Kalimat Allah كلمة الله”.

Imam Al-Ghazali, salah satu tokoh Muslim yang terkenal, menulis seperti ini mengenai “Kalimat Allah كلمة الله” :

“Bahawasanya Allah SWT itu Berkata-kata, menyuruh, menegah, menjanjikan balasan kebaikan dan balasan kejahatan. Dia Berkata-kata dengan Kalam-Nya yang Qadim lagi Azali dan Dia sentiasa Berkata-kata dan selama-lamanya berkata-kata dengan Kalam-Nya yang Qadim. Sesungguhnya Kalam Allah SWT itu tidak menyamai kalam segala makhluk kerana Kalam Allah SWT itu tiada berhuruf, tiada bersuara dan tidak berkafiat walau dengan apa jua cara sekalipun.”
Arab: الكــــلام :وأنه تعالى آمر ناه متوعد بكلام أزلي قديم قائم بذاته لا يشبه كلام الخلق فليس بصوت يحدث من انسلال هواء او اصطكاك أجرام ولا بحرف ينقطع باطباق شفة أو تحريك لسان
Transliterasi: alklam :w'annah taealaa amir nahi maweid biklam 'azli qadim qayim badhatih la yushbih kalam alkhalq falays bisawt yahduth min ainsilal hawa' 'aw aistikak 'ajram wala biharf yanqatie biaitbaq shift 'aw tahrik lisan
(Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Al-Kalam)


Jadi menurut Imam Al-Ghazali, “Kalimat Allah كلمة الله” itu adalah sesuatu yang istimewa di mana Allah SWT berkata-kata melalui “Kalimat-Nya yang Qadim (Kekal)” tersebut. Artinya apa? Artinya “Kalimat Allah كلمة الله” itu adalah sesuatu yang kekal, tidak diciptakan dan bukan ciptaan.

Lantas kalau begitu, mengapa justru malah Isa yang diberikan gelar yang sangat luar biasa tersebut, yaitu gelar “Kalimat Allah كلمة الله”? Hal itu karena memang Isa adalah “Kalimat Allah كلمة الله” tersebut. Dia kekal dan tidak diciptakan. Justru malah Dia yang menciptakan. Mengapa? Karena Dia adalah “Kalimat Allah كلمة الله” dan Allah SWT menciptakan dunia dengan “Kalimat-Nya”. Itu artinya jika Isa adalah “Kalimat Allah كلمة الله”, maka Isa lah yang disebut sebagai instrumen Allah SWT dalam menciptakan dunia dan segala isinya. Artinya Isa adalah pencipta itu sendiri karena satu Zat dan Hakekat dengan Allah SWT itu sendiri.

Nah, kami pengikut Isa Almasih (Kristen) itu menyembah Isa sebagai “Kalimat Allah كلمة الله” sebagaimana yang tertuang di dalam Injil Yohanes (Injil Yahya)

(Yahya 1:1 [TERJEMAHAN BEBAS] Pada mulanya adalah Kalimat, Kalimat itu bersama-sama dengan Allah SWT, dan Kalimat itu adalah Allah
1:2 Dia (Sang Kalimat) bersama-sama dengan Allah SWT pada mulanya
1:3 Segala sesuatu ada di dalam-Nya (Sang Kalimat) dan tanpa Dia (Sang Kalimat), tidak ada sesuatu yang dijadikan dari yang telah ada.
Arab: فِي الْبَدْءِ كَانَ الْكَلِمَةُ، وَالْكَلِمَةُ كَانَ عِنْدَ اللهِ، وَكَانَ الْكَلِمَةُ اللهَ.
هذَا كَانَ فِي الْبَدْءِ عِنْدَ اللهِ.
كُلُّ شَيْءٍ بِهِ كَانَ، وَبِغَيْرِهِ لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ مِمَّا كَانَ.
Transliterasi: Fi lbadi kaana lkalimatu waalkalimati kaana inda llahi, wa kaana lkalimatu llahu
hadha kaana fi lbadi inda llahi
kullu sayi bihi kaana wabigayrihi lam yakun sayun mimma kaana


Jadi sudah jelas, kami orang-orang Kristen (pengikut Isa Almasih) menyembah Allah SWT (Bapa yang Mahakuasa), dan juga “Kalimat Allah كلمة الله”, yaitu Isa Almasih yang merupakan satu Zat dan Hakekat dengan Allah SWT dan juga Ruhul Kudus yang notabenenya adalah Roh Allah SWT. Inilah yang disebut dengan Tritunggal dalam keyakinan umat Kristen.

Jadi apa hubungannya dengan kesaksian di atas? Hubungannya jelas sangat nyata. Jika Isa adalah “Kalimat Allah كلمة الله” yang begitu berkuasa, maka sangat mudah sekali bagi Isa Almasih untuk menghukum bagi mereka yang menindas umat-Nya. Dia adalah “Kalimat Allah كلمة الله” yang berkuasa yang menciptakan langit dan bumi. Bukankah terlalu mudah bagi Isa Almasih untuk menghukum mereka yang tidak senang dengan Dia dengan berbagai macam bencana, tsunami, gempa, dll? Tepat sekali. Itulah sebabnya, gempa Aceh Singkil itu bukan kebetulan dan tsunami Aceh 2004 itu yang terjadi pada saat Natal itu juga bukan kebetulan. Siapakah yang berani menantang “Kalimat Allah كلمة الله” dan tetap hidup?

Jadi mengapa kita masih mengeraskan hati kita untuk mempercayai dan beriman kepada Isa Almasih? Bukankah dalam keyakinan Muslim sendiri, Isa-lah yang terkemuka di bumi dan di akhirat dan Dia jugalah yang akan datang pada hari Kiamat? Mengapa Isa bisa sampai yang terkemuka di bumi dan di akhirat dan Dia juga yang justru datang pada hari Kiamat? Karena Dia adalah “Kalimat Allah كلمة الله” yang berkuasa. Itu sebabnya Dia dijuluki sebagai yang terkemuka di bumi dan di akhirat dan juga Hakim yang Adil pada hari Kiamat.

Jadi kalau kita terus menerus mau melawan Isa, Sang Kalimat Allah, apa kita tidak takut pada Dia ketika Dia datang nanti dan menghakimi kita? Jadi apakah sodara masih ragu untuk beriman kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juruselamat sodara?

Siapakah yang berani menantang “Kalimat Allah كلمة الله” dan tetap hidup?

Salam Kasih. Tuhan Yesus/ Isa Almasih memberkati

104 comments:

  1. Sangat detail penjabarannya ya. Tanks buat admin.

    ReplyDelete
  2. Peringatan utk semua warga Aceh Singkil..!!!

    ReplyDelete
  3. Wkt tsunami Yesus lbh berduka dr pd mrk yg kehilangan semua harta dan belasan keluarganya. Jgn sampai terjadi lg bencana mengerikan itu, bukankah Engkau berjanji tdk akan memusnahkan yg hidup dgn air

    ReplyDelete
  4. AMIN.. Tuhan Yesus.. sampe merinding saya bacanya, terima kasih banyak penjelasannya, admin GB.

    ReplyDelete
  5. Amin....saya pernah mendengar juga cerita tsunami...ada yg cerita pada saat kejadian emang banyak keanehan di beberapa tempat. Seperti tiba2 munculnya ular atau biawak besar yang banyak menolong sebagian umat yg hanyut. Dibawa ke tempat yg tinggi seperti di atas pohon atau atap yg tinggi. Karena logika bagaimana anak kecil atau orang tua bisa naik ke tempat tinggi dengan waktu cepat. Trus ada juga mendengar tiba2 lautan terbelah menjadi jalan gtu...akhirnya sebagian org bisa menyeberang ke seberang yg ternyata sebuah tempat yg agak tinggi datarannya. Juga ada sebuah gereja yang tepang di pinggir pantai juga luput dari terpaan banjir. Masih banyak hal lainnya. Saya yakin Tuhan Yesus selalu membantu umatNya. AMIN

    ReplyDelete
  6. Kami paham mengapa mereka tega dan ngotot melakukan hal tersebut, yaitu : Karena mereka menyangka dengan amat yakin bahwa dengan jalan demikian mereka berbuat bakti bagi Allah. Perhatikan apa yang dinubuatkan Tuhan Yesus tentang hal itu dalam Kitab Yohanes 16:1-4a) : 1Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. 2Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. 3Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. 4aTetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.

    Padahal Allah sama sekali tidak memperhitungkan itu sebagai perbuatan bakti bagiNya, melainkan itu adalah suatu kelancangan menjamah biji mataNya sebagaimana ditulis dalam Kitab Zakharia 2:8: Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu -- sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya.Bahkan dalam Kitab Ulangan 32:10 ditulis bahwa Allah mengelilingi dan mengawasi serta menjagai umat kesayanganNya sebagai biji mataNya sehingga Dia pasti akan bertindak dengan murkaNya dalam keadilanNya terhadap para penjamah biji mataNya, entah dengan gempa bumi, tsunami, penyakit sampar dan lain-lain karena dendam dan pembalasan adalah hak Allah, bukan hak korban teraniaya seperti yang Beliau katakan dalam Ulangan 32:35-6 sebagai berikut : Hak-Kulah dendam dan pembalasan, pada waktu kaki mereka goyang, sebab hari bencana bagi mereka telah dekat, akan segera datang apa yang telah disediakan bagi mereka. Itulah bencana yang akan menimpa mereka yang menganiaya umat kesayanganNya sebab TUHAN akan memberi keadilan kepada umat-Nya, dan akan merasa sayang kepada hamba-hamba-Nya; apabila dilihat-Nya, bahwa kekuatan mereka sudah lenyap, dan baik hamba maupun orang merdeka sudah tiada (Ulangan 32:36). Syukur Puji Tuhan Yesus. Hosana Bagi Anak Daud, yang telah mengubah sarang penyamun menjadi Rumah Doa bagu segala bangsa. Tuhan Yesus memberkati. Amin!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin.., Tuhan Yesus Luar Biasa., Mungkin Skali Lagi., Pasti Tuhan Akan Lenyapkan Tempat itu.

      Delete
  7. Wahyu 3:19 (TB) Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

    ReplyDelete
  8. Amin...
    Akan kuperbuat petir disiang bolong kesegenap manusia yg tidak melakukan Firmanku.
    Akulah Dia,Dialah Aku.

    ReplyDelete
  9. Amin! Tulisan yang dahsyatt....
    Tulisan ini akan menajdi Berkat yang luar biasa bagi siapapun yang membaca dan menerimanya. Amin amin..

    ReplyDelete
  10. Terpujilah Allah selama - lamanya

    ReplyDelete
  11. Sungguh sangat jelas penjelasan akan isa almasih (Yesus kristus) supaya yg blm kenal Dan masih buta bisa melihat Tuhan Yesus memberkati anda Dan keluarga amin

    ReplyDelete
  12. Sungguh penjelasan yg sangat luar biasa supaya kita semua mengerti tentang siapa isa almasih itu (Yesus kristus) supaya yg masih buta bisa melihat kebenaran ini Tuhan Yesus memberkati anda Dan keluarga amin

    ReplyDelete
  13. YA dan AMIN.
    TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEMUA YANG BERSERU KEPADANYA.

    ReplyDelete
  14. Yesaya 30:30 (TB) Dan TUHAN akan memperdengarkan suara-Nya yang mulia, akan memperlihatkan tangan-Nya yang turun menimpa dengan murka yang hebat dan nyala api yang memakan habis, dengan hujan lebat, angin ribut dan hujan batu.

    ReplyDelete
  15. Jesus doesn't sleep and He never sleeps! Let Jesus takes handle this, He knows better than human.
    This is the power of God:)

    ReplyDelete
  16. Amin..
    Mereka menghakimi padahal mereka kurang paham dgn agama mereka sendiri n malah menolak kuasa Tuhan yang jelas2 sudah nyata
    Kiranya Tuhan kita Yesus Kristus menunjukkan n menuntun kita termasuk seluruh umat manusia ke jalan kebenaran n mengampuni segala kesalahan kita
    Amin..

    ReplyDelete
  17. Tuhan Yesus adalah juru slamat dalem Hidupku.bapa yg kekal dan jalan kebenaran bagi hidupku.amin

    ReplyDelete
  18. Segala puji, hormat ,kuasa, kemuliaan hanya bagi Yesus Kristus yang duduk di tahta , yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Siapa yang namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan , akan dilemparkan ke dalam lautan api, Wahyu 20:15.
    Aku( Yesus Kristus) dan Bapa adalah satu. Yohanes 10:30

    ReplyDelete
  19. Segala puji syukur, hormat, kemuliaan , kuasa hanya bagi Yesus Kristus yang duduk di tahta, yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati dan setiap orang yang namanya tidak ditemukan dalam kitab kehidupan, maka akan dilemparkan ke dalam lautan api. Wahyu 20:15
    Aku( Yesus Kristus) dan Bapa adalah satu. Yohanes 10:30

    ReplyDelete
  20. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  21. haleluyahh, Yesus adalah TUHAN ku,,

    ReplyDelete
  22. Amin..Amazing..detail sangat.
    Tuhan Yesus Memberkati.

    Saya share ya, admin..thanks

    ReplyDelete
  23. Gereja adalah Rumah TUHAN jikalau memang TUHAN berbuat salah bakar saja RumahNYA, tentu yang punya rumah yang akan berperkara, kita sebagai manusia cuma bisa menyiapkan iman. kita tidak perlu menyombongkan diri, biar mereka sendiri sadar bagaimana khebatan YESUS KRISTUS. TUHAN YESUS tidak perlu dibela, Iman kita yang perlu dijaga. GOD BLESS ALL

    ReplyDelete
  24. Amin .
    Tuhan dasyat dan adil memperkarakan yg hidup dan mati..

    Tolong di baca sampai habis dan di share. Semoga bisa selalu menguatkan iman kita pada Yesus. Amin
    https://id.m.wikipedia.org/wiki/Injil_Barnabas

    ReplyDelete
  25. Ajar ku menganalMu...
    Ajar ku lebih mengenalMu...

    ReplyDelete
  26. Sumpah merinding membacanya. Semoga mereka cepat menyadari dan bertobat.

    ReplyDelete
  27. Memang sulit memikul salibNya, semoga kita semua dikuatkan.

    ReplyDelete
  28. Amin.... Tuhan selalu menyertai kita :-)
    Bermanfaat bngt nih thx ;-) ;-)

    ReplyDelete
  29. TUHAN YESUS itu Konsisten ketika Dia memilih Kita sebagai anak" yang di kasihi-NYA maka senantiasa Penyertaan-NYA atas Kita...Bersyukur Sekali Punya ALLAH Yang Sungguh HIDUP dan Begitu Penuh KASIH SETIA-NYA

    ReplyDelete
  30. sudah dikonfirmasi ke BMKG blm kalo pkl 17.05 seperti yg ditulis memang benar terjadi gempa, supaya tidak terkesan menulis sesuatu yg mengada2. bagaimanapun kebenaran harus dikedepankan. Tuhan Yesus memberkati

    ReplyDelete
  31. Terpujilah Allah!
    Dalam nama Tuhan Yesus, amin.

    ReplyDelete
  32. Wow Detail bgt,semoga *mereka yg srg megatakan kalau kt ini (umat kristen)sbg org kafir Tuhan Yesus membuka mata hati mereka dan bertobat dan mengikut Kristus sbg satu2nya Tuhan ! Jesus bless us.mimin Tuhan Yesus berkati yah :)

    ReplyDelete
  33. Amin..
    Tuhan Yesus memberkati..

    ReplyDelete
  34. Haleluya... Tuhan Yesus baik.

    ReplyDelete
  35. Tuhan ampuni mereka,karena mereka tidak tahu apa yang mereka buat dan ampuni kami umatmu yang tidak menjadi terang dan garam dunia

    ReplyDelete
  36. Amiiiiin.... q sgt bruntung percaya n meyakinkan DIA adlh Jruslmt yg hdp..

    ReplyDelete
  37. Yesus ku luar biasa.... kita adalah biji mata Nya....kita amat dikasihiNya

    ReplyDelete
  38. Yesus ku luar biasa... amazing God

    ReplyDelete
  39. AMIN Halelluyah Allah yang hidup Tuhan kita Yesus Kristus 😇

    ReplyDelete
  40. Gempa itu seperti pelangi hanya untuk mengingatkan umat manusia akan kuasa Tuhan Yesus tapi ada saat di mana Tuhan akan menyatakan kuasa-Nya yang besar seperti kejadian Tsunami Aceh 2004

    ReplyDelete
  41. Amin,,sy percaya Yesus juru slamatku yg hidup

    ReplyDelete
  42. Betapa Baiknya Engkau Tuhan Kasih Mu tiada Berkesudahan, Betapa Mulia Nama Mu Yesus Jiwaku di Selamatkan. Walau Gereja2 di Bakar, walau umat Mu di hujat, di sebut kafir tetapi Tuhan Firman Mu selalu Mengajarkan Kasihilah Musuh Mu, Ampuni Mereka, Jgn Membalas kejahatan dgn kejahatan, Bahkan Mendoakan Mereka, Ohh.... Yesus, Engkau Luar Biasa, Engkau Dasyat Tuhan. oohh... Tuhanku Yesus Engkau tahu apa yg terjadi saat ini, kami umat Mu hanya bisa berdoa, berdiam menunggu kedatanganMu.

    ReplyDelete
  43. Ya Tuhan Maha kasih. Engkaulah Alfa dan Omega. Engkaulah yang berhak atas kami seluruh umat di alam semesta. Mohon belas kasihMu ampunilah kami baik yang sudah mengenal Engkau sebagai Tuhan maupun mereka yang tidak tahu atau mengeraskan hati untuk mengakui bahwa Engkaulah Tuhan. Ampunilah kami dan melalui peristiwa yang terjadi banyak orang yang bertobat dan berbalik memuliakan Tuhan Yesus Kristus. Terimakasih ya Bapa. Amin.

    ReplyDelete
  44. Amin, sebelum sy membaca post anda, sy juga dapat cerita ini dr teman saya. Terima kasih, karna posting anda membuat saya percaya akan cerita teman sy tsb. Happy sunday, GBU

    ReplyDelete
  45. Tuhan itu luar biasa. Bny org muslim yg ga tau soal ini. Yg pengen tau kebenaran. Silakan membaca ya

    ReplyDelete
  46. Amen. Thankyou admin, sangat memberkati.. God bless u

    ReplyDelete
  47. Tulisan yang bagus. Membuka mata setiap orang yang membaca

    ReplyDelete
  48. Aminnn...Yesus Kristus juruslmat dan pengampun pda mereka2 yg buat hahat

    ReplyDelete
  49. Haleluyah, pembalasan adalah bagianMu Bapa.

    ReplyDelete
  50. Gempa adalah gejala tsunami. Biarlah kehendak Tuhan saja yg terjadi. Amin.

    ReplyDelete
  51. http://www.kompasiana.com/sherlygrace/surat-terbuka-untuk-semua-masyarakat-beragama_55aa3b61537a617f1bac9648

    ReplyDelete
  52. TUHAN Yesus tidak akan membiarkan anak-anakNya .
    TUHAN punya waktu dan caranya sendiri untuk menyatakan kebenaranNya .

    ReplyDelete
  53. Ya ampun merinding. NATAL 2006 mama saya mendengar langsung dari pendeta kami almarhum bp. Pdt Iskak Karsono...cerita yg sama...dpt telpon lsg dr aceh ttg peristiwa pengusiran ibadah natal...persis cerita di blog ini. Mereka menyingkir ke gunung dan merayakan natal disana. SERIUS INI. Saya yakin ini bener2 terjadi.... Tuhan berkuasa. TUHAN Yesus maha kuasa...

    ReplyDelete
  54. Biarlar kehendak Tuhan yang terjadi.

    ReplyDelete
  55. Puji Tuhan Yesus...maha kuasa.

    ReplyDelete
  56. kenapa mereka memusuhi saudaranya?....qta semua ciptaan Allah dan Allah yg sama, kenapa mereka menganiaya...., kenapa mereka menghakimi..., barangsiapa yang menghakikmi maka ia akan dihakimi. Sebenarnya mereka org baik sama halnya diperumpaan "orang samaria yang baik hati". Sekarang Allah merasa sedih bahkan Allah menangis melihat ciptaanNya yg tidak menyenangkan hatiNya, melainkan menyakiti hati Allah

    ReplyDelete
  57. Allah maha besar, di buktikan kuasanya atas bumi ini , telah terjadi gempa di hari yg sama saat terjadi kerusahan dan kekejaman di hari , selasa 13 oktober 2015 pukul 17.05 di Singkil Aceh.
    Ini adalah peringatan yg pertama.
    Terima kasih Tuhan atas kebenaran ini engkau tunjukkan pada kami semua.

    ReplyDelete
  58. Inilah bukti kemurkahan Tuhan ada meeka , ini hanya peringatan pertama.
    Terjadi gempa di hari yg sama, sungguh hebatnya Tuhan di buktikan kuasaNya atas kita anak2 yg di kishiNya dan yg menista Dia , terpujilah Tuhan Yesus selamanya

    ReplyDelete
  59. Saudara/i ku terkasih, sebenarnya bukan kita yg perlu dikasihani, ttp sdr/i kita yg blm mengenal & menerima JESUS YWHY ELOHIM, ad tugas & tanggung jawab kita jg berdoa bagi keselamatan semua orang,

    ReplyDelete
  60. Amin.. Sy Bersyukur krn Allah memilihku mnjadi milik kepunyaannya sejak Dikandung didlm Rahim Orgtua Yg Juga Percaya Pada Yesus Tuhanku...Yg tdk pernah Berhenti mengajarkanku untuk selalu lebih dekat kepada Tuhan...yg kini Kedua Orgtuaku sy Percaya sudah Bersama2 dengan DIA di Sorga sana... bgiku Itu bukan Kebetulan saja, tapi Tuhanku Telah memilihku Untuk Menjadi Anak2Nya dan akan selalu Menuntun Langkahku Hingga Akhir Jaman...Amin... Yesusku Luar Biasa... Salam Kasih...

    ReplyDelete
  61. bagi dy sgala pujian, hormat serta syukur.slama lamanya..AMIN

    ReplyDelete
  62. Memang Tuhan itu ada... saya jg percaya hal itu walau saya konghucu... tapi hukum karma berlaku bagi semua orang... semua ada balasannya...

    ReplyDelete
  63. Ulangan 4:9 Tetapi waspadalah dan berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan hal-hal yang di lihat oleh matamu sendiri itu, dan supaya jangan semuanya itu hilang dari ingatanmu seumur hidupmu. beritahukanlah kepada anak-anakmu dan kepada cucu cicitmu semuanya itu.

    trimakasih sungguh kesaksian yang sangat memberkati dari teman teman. setialah sampai akhir.
    Tuhan Yesus memberkati

    ReplyDelete
  64. Jika orang-orang Muslim di Aceh tetap "mengeraskan hati" tidak mau mengakui dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya padahal mereka sudah mendengar Kabar Baik tentang Yesus Kristus malah mereka menganiaya umat Kristen dengan membakar gereja, maka tinggal menunggu waktu saja murka Tuhan akan mereka terima.

    ReplyDelete
  65. Tuhan Yesus, sll menjaga umatNya! Amien.
    Tetap teguh dlm iman kristen.

    ReplyDelete

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...