Monday, 31 August 2015

Apakah YHWH adalah Tuhan Yesus?

Apakah YHWH adalah Tuhan Yesus?
YHWH

Siapakah YHWH dan siapakah Tuhan Yesus? Apakah Tuhan Yesus adalah YHWH atau bukan? Pertanyaan seperti ini adalah pertanyaan yang membingungkan bagi banyak orang-orang Kristen, tidak terkecuali mereka yang levelnya sudah pendeta, teolog, atau bahkan dosen teologi.

Ketika di dalam sebuah kelas, seorang dosen teologi ditanya, "pak, apakah Tuhan Yesus itu adalah YHWH, Allah di dalam PL?" Maka, dosen tersebut tidak mau menjawab dan akhirnya jawabannya jadi tidak jelas.

Tahu sebabnya kenapa? Karena kalau dikatakan sama, maka akan muncul pertanyaan, "kalau begitu boleh donk, kalau kita nyebut Tuhan Yesus dengan sebutan YHWH?". Dosen tersebut sangat anti dengan nama YHWH, makanya dia tidak setuju kalau Tuhan Yesus dipanggil dengan nama YHWH, makanya dia tidak mau jawab apakah Tuhan Yesus itu sama dengan YHWH.

Kalau dijawab berbeda, maka dosen tersebut sendiri juga akan terjebak, karena itu artinya Tuhan Yesus bukanlah Allah PL, jadinya Allahnya berbeda antara Allah PL dan PB. Itulah dilema yang terjadi di dalam Kekeristenan. Tidak sedikit dari antara kita yang bingung apakah Tuhan Yesus sama dengan YHWH atau tidak?

Dilema seperti ini terjadi karena kita tidak memahami konsep Yudaisme sendiri dengan baik. Kekeristenan tidak bisa ditafsir tanpa Yudaisme. Berusaha menafsir Kekeristenan keluar dari konteks Yudaismenya, maka yang terjadi adalah "pemahaman yang keliru" mengenai siapa itu Mesias, siapa itu Tuhan Yesus, siapa itu Bapa, siapa itu YHWH, dll.

Back to the topic. Jadi apakah Tuhan Yesus sama dengan YHWH, Allah dalam PL?

Ada satu argumen dari penentang nama YHWH, ironisnya mereka ini berasal dari teolog-teolog gereja konservatif/ injili, dll yang sebenarnya argumennya entah dibilang unik atau memang "tidak belajar". Mereka membuat sebuah argumen bahwa nama YHWH tidak ada di dalam Perjanjian Baru, itulah sebabnya kita tidak usah lagi menyebut nama YHWH, sudah digantikan oleh Tuhan Yesus. Benarkah argumen seperti ini?

Perlu kita tahu bahwa ada beberapa alasan mengapa nama "YHWH" tidak muncul di dalam Perjanjian Baru: Salah satunya adalah Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani, bukan bahasa Ibrani, sehingga mau diobrak-abrik seperti apa pun, maka kita tidak akan menemukan nama YHWH di sana.

Namun, apakah itu berarti nama YHWH itu menghilang dan tidak diketahui oleh Tuhan Yesus sendiri dan juga orang-orang Yahudi pada zaman Tuhan Yesus? Sama sekali tidak. Banyak teolog aneh dan tidak memahami latar belakang Yudaisme dengan baik sehingga mereka mengatakan bahwa nama YHWH hilang di PB dan tidak lagi disebutkan. Bahkan beberapa di antaranya mengajarkan bahwa nama itu sudah digantikan oleh nama Tuhan Yesus. Beberapa lagi diam dan tidak mau menjawab.

Sebenarnya yang terjadi pada zaman Tuhan Yesus adalah nama YHWH dijadikan sangat sakral sekali sehingga nama tersebut tidak boleh disebut oleh orang-orang Yahudi secara sembarangan. Dalam Misnah Yahudi Sotah 7:6, dikatakan bahwa nama YHWH hanya boleh disebut di Bait Allah, di luar bait Allah, nama itu harus segera digantikan dengan nama penghormatan

(Mishnah Sotah 7:6 "Di Bait Suci, mereka menyebut Nama itu (YHWH) sebagaimana tertulis, tetapi di kota, mereka menyebutnya dengan nama penghormatan")
Ibrani: במקדש, אומרים את השם ככתבו; ובמדינה, בכינוייו׃
Transliteration: Bemiqdash, omerim et hasshem kekhetavo, uvemedinah, bekhinuyav


Jadi, nama YHWH itu hanya boleh disebut di dalam Bait Suci. DI luar Bait Suci, nama YHWH akan diucapkan dengan nama"Adonay אדני (Tuan)", "Shamayim שמים (Langit)", atau "Haqqadosh הקדוש (Yang Mahakudus)"

Inilah yang menyebabkan nama YHWH tidak muncul dalam PB. Kenapa? Karena para rasul sendiri juga terikat dengan peraturan ini. Ketika para rasul menulis PB dalam bahasa Yunani, mereka tidak akan berani menuliskan nama YHWH di dalam teks PB. Mereka pasti akan lebih suka menggantinya dengan "Kyrios κύριος (Tuan)", atau pun "Theos θεός (Allah)".

Kata "Theos θεός (Allah)".dalam bahasa Yunani memiliki arti "Allah". Namun kita harus tahu bahwa kata "Theos θεός (Allah)". ini adalah gelar bukan nama. Mengapa? Karena orang-orang Yunaninya juga menggunakan kata "Theos θεός (Allah)". untuk merujuk kepada allah-allah mereka.

Buktinya? Mari kita lihat kitab "Theogonia Θεογονία (Silsilah para allah)" dalam mitologi Yunani

(Theogony Lines 29-52 "Pada mulanya, lahirlah Gaia dan Ouranos yang mana dari mereka, lahirlah para Theos (para allah), yang memberikan hal-hal yang baik. Kedua, lahirlah Zeus, bapak dari para Theos (allah-allah) dan juga bapak dari manusia.)
Yunani: ἐξ ἀρχῆς, οὓς Γαῖα καὶ Οὐρανὸς εὐρὺς ἔτικτεν, οἵ τ᾽ ἐκ τῶν ἐγένοντο θεοί, δωτῆρες ἐάων. δεύτερον αὖτε Ζῆνα, θεῶν πατέρ᾽ ἠδὲ καὶ ἀνδρῶν,
Transliteration: Ex arkhes hous gaia kai ouranos eurus etikten, hoi t' ek ton egenonto theoi, doteres heaon. Deuteron aute, Zena, Theon pater hede kai andron


Lihat silsilah "para Theos θεός (Allah)" menurut versi orang Yunani. Jadi orang Yunani, juga menggunakan kata "Theos θεός (Allah)" untuk mengacu kepada allah-allah mereka. Jadi "Theos θεός" adalah sebuah gelar, bukan nama. Siapa saja bisa menjadi "Theos θεός". Bagi orang-orang Yunani, nama dari "Theos θεός" mereka adalah "Zeus, Gaia, Poseidon, Hera, dll".

Lantas jadi pertanyaan, ketika para penulis Perjanjian Baru menggunakan kata "Theos θεός", "Theos θεός manakah yang sedang dimaksudkan oleh para rasul? Apakah para rasul sedang mengacu kepada Zeus, Hera, Gaia, Uranus, Poseidon sebagai Allah?

Jelas bukan. Para rasul jelas mengacu YHWH, Allah mereka sebagai "Theos θεός", bukan yang lain. Jadi disini kita harus paham bahwa nama YHWH itu tidak hilang di dalam PB, melainkan para rasul hanya tidak mau menyebutkan nama tersebut, karena terlalu kudus. Mereka lebih memilih untuk menyebut nama YHWH dengan sebutan "Theos θεός" dalam bahasa Yunani, tetapi mereka jelas menggunakan kata "Theos θεός tersebut untuk ditujukan kepada YHWH, Allah Israel.

Jadi kesimpulannya, apakah nama YHWH itu hilang? Tidak. "Theos θεός" dalam Perjanjian Baru itulah YHWH.

Jadi, siapakah YHWH? YHWH adalah Bapa dari Tuhan Yesus yang mana YHWH-lah yang mengutus Tuhan Yesus datang ke dunia sebagai Mesias. YHWH itulah yang Tuhan Yesus katakan bahwa kita harus takut terhadap Dia yang berkuasa membinasakan tubuh dan juga jiwa.

(Lukas 12:5 [LAI TB] Aku akan menunjukkan kepada kamu siapakah yang harus kamu takuti. Takutilah Dia, yang setelah membunuh, mempunyai kuasa untuk melemparkan orang ke dalam neraka. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, takutilah Dia!)

Itulah YHWH, Bapa yang Mahakuasa yang mana Tuhan Yesus berkata bahwa kita harus takut terhadap Dia.

Lantas siapakah Tuhan Yesus? Apakah Dia Tuhan? Tuhan Yesus adalah Firman YHWH, Anak YHWH, dan juga Cahaya Kemuliaan YHWH (Zohar YHWH זוהר יהוה), dan juga Tuhan Yesus adalah Gambaran/ Avatar dari YHWH.

Jadi apakah Tuhan Yesus juga Allah? Ya, karena Dia satu hakekat dengan YHWH. Karena Dia adalah Anak YHWH dan juga Firman YHWH. Maka hakekat Tuhan Yesus sendiri juga adalah hakekat Allah. Inilah yang disebut Tritunggal.

Jadi kesimpulannya, Tuhan Yesus berbeda dengan YHWH, tetapi Tuhan Yesus adalah firman YHWH, Anak YHWH. Beda pribadi, tetapi satu Hakekat. Makanya Tuhan Yesus selalu menggunakan kata "Kita" ketika Dia sedang menyebut Bapa-Nya, YHWH.

(Yohanes 17:11 [LAI TB] Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. )

Jadi, Tuhan Yesus selalu menyebut kata "Kita" ketika Dia berdoa kepada Bapa-Nya, YHWH. Itulah sebabnya juga di dalam kitab kejadian ada kata "Kita" ketika Tuhan berbicara

(Kejadian 1:26 [LAI TB] Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." )

Kenalilah Tuhan secara utuh. Hal yang miris sebenarnya melihat nama YHWH, yang notabenenya adalah Allah PL, Bapa dari Tuhan Yesus, tetapi orang-orang Kristen justru anti dengan nama tersebut. Tidak sedikit yang anti dengan nama tersebut adalah dosen-dosen teologi. Miris eh? Kenalilah siapa Tuhan kita secara utuh.

Satu hakekat, beda pribadi, itulah Tritunggal

5 comments:

  1. Maafkan saya, Yesus adalah YHWH sendiri dimana dikatakan bahwa, di dalam Yohanes 1: 1, Firman adalah YHWH, sepertinya anda kurang berani menyatakan Yesus Allah kita adalah YHWH!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam Kasih.

      Ayat Yohanes 1:1 kalau tidak dilihat dalam bahasa Yunaninya, maka tidak akan terlihat perbedaannya. Namun, kalau kita lihat dalam bahasa Yunaninya, maka ada perbedaannya

      Ἐν ἀρχῇ ἦν ὁ λόγος, καὶ ὁ λόγος ἦν πρὸς τὸν θεόν, καὶ θεὸς ἦν ὁ λόγος.
      Transliteration: En arkhe en ho logos, kai ho logos en pros ton Theon kai Theos en ho logos

      Ada dua kata "Theos θεὸς", yang satu memakai artikel "Ton" sehingga menjadi "Ton Theon τὸν θεόν" yang artinya adalah "Sang Allah". Jadi bisa dikatakan fungsi artikel itu mirip dengan artikel bahasa Inggris "the". MIsalnya "The King", "The Queen", dll.

      Nah, pada kata "Theos θεὸς" yang kedua, sama sekali tidak ada artikelnya. Bisa dikatakan mirip dengan penggunaan "a" atau "an" dalam bahasa Inggris yang artinya "seorang, sebuah, sesuatu". Jadi kira-kira, ayat Yohanes 1:1 kalau diterjemahkan secara harafiahnya, maka akan berbunyi seperti ini

      "Pada mulanya adalah Firman (Logos), Logos tersebut bersama-sama dengan Sang Allah (YHWH), dan Logos itu adalah seorang Allah"
      Inggris: In the beginning was the Word, the Word was with the God, and the Word was a God

      Jadi, ada dua Allah dalam ayat di atas. Firman itu bersama-sama dengan "Sang Theos (YHWH), tetapi firman itu juga "seorang Theos)". Oleh karena itu, frase Yohanes 1:1 terlihat jelas sekali perbedaannya jika kita lihat dalam bahasa Yunani. Inilah yang dimaksudkan dengan Tritunggal.

      Inilah yang diimani oleh semua bapa gereja dan juga para rasul. Bapa dan Anak berbeda pribadi, tetapi satu hakekat. Baik pengakuan Iman Nikea maupun pengakuan Iman Rasuli jelas mengimani hal tersebut. Anak berbeda pribadi dengan Bapa, tetapi mereka satu hakekat. Bukan satu pribadi, tiga peran (ini paham sabelisme, paham bidat).

      Sekiranya menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati

      Delete
  2. Yesus berbeda dengan YHWH hanya dari segi keberadaanNya yaitu manusia, tetapi Dia tetap satu dengan YHWH, Yesus adalah Dabar YHWH!

    ReplyDelete
  3. Syalom. Terimakasih untuk blog yang bagus ini, sungguh memberkati. Saya Victoria, mahasiswa dari Salatiga.

    Penjelasan di atas cukup membuka perspektif mengenai Bapa Yahweh. Namun, maaf tapi teori bahwa PB ditulis dalam bahasa Yunani itu tidak benar. Sebab para rasul adalah orang Ibrani. Yang benar adalah awalnya PB ditulis dalam bahasa Ibrani lalu setelah itu diterjemahkan ke bahasa Yunani dan membuat Nama YHWH hilang krn diterjemahkan menjadi Kurios. Alkitab PB dalam bahasa Ibrani masih ada, namun tidak mudah ditemukan itulah sebabnya para teolog, dosen, pendeta sekalipun banyak yang tidak tahu kalau PB awalnya ditulis dalam bahasa Ibrani. Dan nama YHWH (Yahweh) tidak hilang di PB, Tuhan Yesus bahkan memberitakan nama YHWH selama Ia hidup (lih Yohanes 17). Aturan "nama penghormatan" itu sebenarnya masuk ke dalam torat tradisi yahudi dan bukan alkitab (kitab talmud). dan Tuhan Yesus sendiri tidak melarang kita memanggil nama Yahweh karena Tuhan Yesus memberitakan nama BapaNya (Yoh 17), malah Tuhan Yesus menentang mereka yang hidup menurut tradisi (lih Markus 7:8).

    Terpujilah Bapa Yahweh dalam PutraNya Tuhan Yesus. Saya hanya berbagi :))
    Dan yang menjadi bahan perenungan saudara selamjutnya adalah: apakah Yahweh dan Allah itu sama? Apakah Allah itu sebutan atau nama? lalu mengapa di Indonesia orang kristennya menyebut Allah?
    keep it in mind, bahwa nama adalah juga sebuah kuasa.

    Ada beberapa ayat selain ayat diatas yang saya bagikan untuk direnungkan.
    Mazmur 96:5 Sebab segala ilah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Yahwehlah yang menjadikan langit (Alkitab versi ILT)
    Bilangan 6:27 - "Israel harus meletakkan nama YAHWEH hidup mereka, agar YAHWEH memberkati mereka."
    Keluaran 23:13 Dan dalam segala hal yang telah Kufirmankan kepadamu, haruslah kamu waspada, juga nama illah lain jangan kamu sebut-sebut, itu jangan terdengar dari mulutmu."

    Bapa Yahweh di dalam Tuhan Yeshua HaMashiakh memberkati saudara dan keluarga. Syalom :))

    ReplyDelete
  4. yess akhirnya saya menemukan jawaban atas pertanyaan yg pernah saya debatkan dengan para saksi yehova dan ternyata saya benar bahwasannya kata yhwh adalah nama Tuhan yg sengaja dibuat sedemikian rumitmya sehingga tak ada satupun manusia yg bisa membacanya.itu membuktikan bahwa nama Tuhan adalah suci dan tidak boleh di ucapkan secara sembarangan

    ReplyDelete

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...