Tuesday, 28 July 2015

Matius 5:17 Tuhan Yesus Memelihara Hukum Taurat!

Matius 5:17 Tuhan Yesus Memelihara Hukum Taurat!
Law

(Matius 5:17 [LAI TB] "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. )

Tuhan Yesus adalah seorang Yahudi yang bahasa sehari-harinya adalah bahasa Aram Galilea yang memiliki kemiripan dengan bahasa Aram Palestina yang ada di Yerusalem.

Dalam bahasa Aram Palestina, ada satu kata yang menarik yang artinya adalah "menggenapi", yaitu kata "Leqayem לקיים". Kata "Leqayem לקיים" ini sangat menarik, karena kata ini memiliki banyak sekali arti.

Kata "Leqayem לקיים" ini memiliki arti "menggenapi, melakukan, dan juga memelihara". Artinya, kalau kita melihat konteks pada saat Tuhan Yesus sedang menyampaikan khotbah ini dalam bahasa Aram, maka kita tahu bersama bahwa Tuhan Yesus sebenarnya ingin mengatakan bahwa Dia datang untuk "melakukan, menggenapi, dan juga memelihara" Hukum Taurat.

Jadi alangkah kelirunya teologi-teologi yang mengajarkan bahwa Hukum Taurat itu sudah batal dan digantikan dengan hukum baru. Ini sama ajaran yang tidak benar.

Tuhan Yesus justru memelihara, dan juga melakukan Hukum Taurat. Itulah sebabnya Dia berkata bahwa barangsiapa yang berani meniadakan Hukum Taurat, bahkan perintah yang paling terkecil sekalipun, maka Tuhan Yesus sendiri yang akan memastikan orang tersebut untuk ditempatkan di tempat yang paling rendah dalam kerajaan sorga.

(Matius 5:18 [LAI TB] Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. )


Lantas, kalau Tuhan Yesus saja sudah berkata demikian, kenapa sekarang justru kita semua ramai-ramai meyakini sebuah teologi bahwa Hukum Taurat sudah tidak berlaku lagi? Nah lho?

(Lukas 16:17 [LAI TB] Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.)

Lebih mudah langit dan bumi lenyap daripada satu titik terkecil dari Hukum Taurat itu batal. Namun anehnya sekarang, mayoritas orang-orang Kristen, bahkan sampai pendeta dan juga pengajar-pengajar Kristiani justru ramai-ramai mengajarkan bahwa Hukum Taurat sudah tidak berlaku. Berkontradiksi sekali dengan apa yang Tuhan Yesus katakan.

Jangan-jangan benar seperti yang telah dinubuatkan oleh Alkitab bahwa para pengajar, imam-imam Tuhan, dll, mereka semuanyalah yang justru ramai-ramai mengajarkan untuk memperkosa Hukum Taurat

(Yehezkiel 22:26 [LAI TB] Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan di tengah-tengah mereka.)

Segala sesuatu sudah dinubuatkan oleh Alkitab. Akan ada banyak orang yang tidak suka dengan Hukum-hukum Tuhan dan mengajarkan sesamanya untuk melanggar Hukum Tuhan.

Ikutilah Tuhan Yesus dan kebenaran Alkitab. Jangan ikuti tafsiran-tafsiran menyimpang yang jelas-jelas bertentangan dengan perkataan Tuhan Yesus sendiri. Hukum Taurat itu kekal. Siapa yang mengatakan itu? Tuhan Yesus sendiri.

Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

No comments:

Post a Comment

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...