Wednesday, 22 July 2015

Matius 26:40-41 Tidak Sanggupkah Kita Berjaga-jaga dan Berdoa dengan Tuhan Satu Jam Saja?

Matius 26:40-41 Tidak Sanggupkah Kita Berjaga-jaga dan Berdoa dengan Tuhan Satu Jam Saja?
Matius 26:40

(Matius 26:40 [LAI TB] Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.")


Tidak sanggupkah kita berjaga-jaga/ berdoa setiap hari selama satu jam saja? Tahukah mengapa kita harus berdoa minimal satu hari satu jam? Agar kita tidak jatuh ke dalam dosa karena daging kita ini lemah.

Standar untuk berdoa satu jam merupakan standar minimal yang Tuhan Yesus tetapkan kepada kita. Standar satu jam ini hanyalah standar agar kita tidak jatuh ke dalam dosa. Daging kita ini begitu lemah dan begitu mudah jatuh ke dalam godaan-godaan dosa. Karena itu, untuk dapat mematikan daging ini, kita perlu berhubungan intim dengan Tuhan secara intens dan konsisten sehingga daging kita pun bisa mati sehingga kita tidak mudah untuk jatuh ke dalam dosa.

Begitu banyak dari kita, ketika berdoa hanya ala kadarnya saja, hanya 3 menit, hanya 5 menit, hanya 10 menit, hanya ala kadarnya. Tuhan kita tempatkan di posisi yang paling akhir dalam kehidupan kita. Waktu kita lebih banyak kita habiskan untuk menonton sepak bola, menonton berita, bermain game, menonton drama korea, berhura-hura, dll. Namun, ketika berdoa kepada Tuhan, ternyata kita hanya bisa meluangkan waktu cuma 5 menit, 3 menit, 10 menit.

Apa artinya? Itu artinya kita hanya memberikan "ampas" dari energi kita saja. Kita tidak bisa memberikan "energi terbaik" kita untuk bersekutu dengan Tuhan. Bagaimana mungkin kita bisa berkata bahwa kita mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati, segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan kalau kita ternyata hanya sanggup memberikan "ampas-ampas" dari energi kita saja kepada Tuhan.

Rutinitas kita memang melelahkan, tetapi kita harus konsisten dalam memberikan waktu khusus kita kepada Tuhan. Tuhan Yesus saja dalam pergumulannya yang sangat berat itu, masih sempat untuk berjaga-jaga dengan Allah Bapa di Sorga agar Tuhan Yesus sendiri tidak gagal dalam pencobaan yang sedang Dia hadapi tersebut karena pencobaan yang sedang Dia hadapi itu memang sangat berat sekali sampai Dia harus berseru 3x sekiranya cawan itu berlalu daripada-Nya.

Tuhan Yesus masih sempat berjaga-jaga dengan Bapa di sorga dalam doa agar Dia tidak jatuh ke dalam pencobaan. Tuhan Yesus yang notabenenya Anak Allah saja masih harus berjaga-jaga, apalagi kita yang bukan siapa-siapa. Jika kita tidak berjaga-jaga, maka sudah pasti kita adalah santapan empuk Iblis.

Lihat saja Petrus dan murid-muridnya yang tidur pada waktu Tuhan Yesus sedang berdoa. Mereka semua jatuh ke dalam dosa dengan meninggalkan Tuhan Yesus sendirian saja ketika Tuhan Yesus sedang ditangkap. Petrus bahkan sampai menyangkal Tuhan Yesus sampai 3x.

(Markus 14:66 [LAI TB] Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di halaman. Lalu datanglah seorang hamba perempuan Imam Besar,
14:67 dan ketika perempuan itu melihat Petrus sedang berdiang, ia menatap mukanya dan berkata: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."
14:68 Tetapi ia menyangkalnya dan berkata: "Aku tidak tahu dan tidak mengerti apa yang engkau maksud." Lalu ia pergi ke serambi muka (dan berkokoklah ayam).
14:69 Ketika hamba perempuan itu melihat Petrus lagi, berkatalah ia pula kepada orang-orang yang ada di situ: "Orang ini adalah salah seorang dari mereka."
14:70 Tetapi Petrus menyangkalnya pula. Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ berkata juga kepada Petrus: "Engkau ini pasti salah seorang dari mereka, apalagi engkau seorang Galilea!"
14:71 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang yang kamu sebut-sebut ini!"
14:72 Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu.)


Petrus sampai jatuh ke dosa yang sangat besar itu karena dia tidak berdoa dan tidak berjaga-jaga pada malam waktu dia bersama dengan Tuhan Yesus di taman Getsemani.

Hal ini jelas sangat berlaku bagi kita. Orang yang berdoanya intim dengan Tuhan masih harus berjaga-jaga agar tidak jatuh ke dalam dosa. Apalagi orang yang doanya asal-asalan? Mustahil jika kita berdoa asal-asalan, maka kita akan menang melawan pencobaan-pencobaan dosa. Sudah pasti orang yang doanya asal-asalan, apalagi yang tidak pernah berdoa, pasti orang tersebut saat ini hidup terus menerus di dalam dosa-dosanya. Bahkan, dia senang dengan dosa-dosa yang dia lakukan itu dan menyukainya. Artinya, kalau kita berdoa asal-asalan, apalagi kalau kita tidak pernah berdoa, maka sangat tidak mungkin kita bisa menang melawan dosa. Pasti kita akan selalu kalah lagi, jatuh lagi, jatuh lagi, jatuh lagi, dan jatuh lagi. Itu semua karena kita tidak berjaga-jaga di dalam doa dan penyembahan kepada Tuhan

Standar doa satu jam ini akan membuat roh kita lebih kuat dari pada daging kita sehingga kita bisa hidup di dalam Roh yang mematikan daging kita sehingga pikiran-pikiran kotor seperti cabul, seks, amarah, iri, dengki, dendam, dll itu akan dimatikan oleh Roh Kudus sehingga sangat sulit bagi kita untuk dikuasai oleh pikiran-pikiran tersebut.

Sedangkan jika kita hanya berdoa asal-asalan, maka tidak usah heran kalau pikiran-pikiran aneh, pikiran kotor, dendam, iri, benci, dengki, dll akan muncul di pikiran-pikiran kita dan sangat kuat menguasai kita sehingga kita tidak bisa mengendalikannya. Kita tidak bisa mengendalikannya karena roh kita lebih lemah dari daging kita sehingga akhirnya kita pun akan dikuasai oleh pikiran kita dan akhirnya melahirkan dosa.

Well, segera atur dan buat komitmen untuk berjaga-jaga dengan Tuhan minimal satu jam satu hari. Rasakan perbedaannya dan Tuhan pun juga akan mengadakan perbedaan yang sangat jelas bagi mereka yang suka berdoa dan yang tidak. Tuhan akan mengadakan perbedaan antara mereka yang suka berdoa dan yang tidak. Dari karakter dan kualitas hidup saja, sudah akan terlihat mana yang orang yang suka berdoa dan mana yang tidak. Tidak percaya? Buktikan sendiri dan rasakan sendiri jika kita berani membuat komitmen sekarang untuk berdoa minimal satu jam satu hari.

Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

1 comment:

  1. Thanks ulasannya,mengingatkan saya untuk kembali berdoa
    Setelah sekian lamaaaaa lupa dgn kata yg satu ini
    Kadang berdoa juga,tapi asal
    itu sebab nya sering terjatuh ke dalam pencobaan
    Karena keinginan daging terlalu kuat,mengalahkan keinginan roh
    GBU

    ReplyDelete

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...