Wednesday, 8 July 2015

Bolehkah Orang Kristen Makan Jeroan?

Bolehkah Orang Kristen Makan Jeroan?
Jeroan

Bolehkah orang Kristen makan Jeroan (Hati, Usus, Otak, Kepala Ikan, dll)?

(Keluaran 29:13 [LAI TB] Kemudian kauambillah segala lemak yang menutupi isi perut, umbai hati, kedua buah pinggang dan segala lemak yang melekat padanya, dan kaubakarlah di atas mezbah.
29:14Tetapi daging lembu jantan itu, kulitnya dan kotorannya haruslah kaubakar habis dengan api di luar perkemahan, itulah korban penghapus dosa.)

(Imamat 3:3 [LAI TB] Kemudian dari korban keselamatan itu ia harus mempersembahkan lemak yang menyelubungi isi perut, dan segala lemak yang melekat pada isi perut itu sebagai korban api-apian bagi TUHAN,
3:4 dan lagi kedua buah pinggang dan lemak yang melekat padanya, yang ada pada pinggang dan umbai hati yang harus dipisahkannya beserta buah pinggang itu.
3:5 Anak-anak Harun harus membakarnya di atas mezbah, yakni di atas korban bakaran yang sedang dibakar di atas api, sebagai korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi TUHAN.)

(Imamat 3:14 [LAI TB] Kemudian dari kambing itu ia harus mempersembahkan lemak yang menyelubungi isi perut, dan segala lemak yang melekat pada isi perut itu sebagai persembahannya berupa korban api-apian bagi TUHAN,
3:15 dan lagi kedua buah pinggang dan lemak yang melekat padanya, yang ada pada pinggang dan umbai hati yang harus dipisahkannya beserta buah pinggang itu.
3:16 Imam harus membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai santapan berupa korban api-apian menjadi bau yang menyenangkan. Segala lemak adalah kepunyaan TUHAN.
3:17 Inilah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu: janganlah sekali-kali kamu makan lemak dan darah.")


Well, sudah seberapa sering kita mendengar teologi yang tidak alkitabiah bahwa segala makanan sekarang boleh dimakan di zaman Perjanjian Baru karena semuanya sudah dikuduskan oleh doa? Tahukah bahwa penafsiran seperti ini adalah penafsiran yang berusaha memelintir firman Tuhan agar mereka bisa memuaskan hawa nafsu mereka untuk memakan segala makanan yang sudah diharamkan Tuhan seperti binatang haram, darah, lemak, jeroan, dll?

Pernahkah logika kita sedikit berpikir, mengapa Tuhan melarang kita makan jeroan? Apakah Tuhan hanya sekedar iseng saja memberikan perintah tersebut dan kita mulai menuduh Tuhan bahwa Tuhan hanya ingin memberat-beratkan kita saja? Pernahkah logika kita sedikit berpikir bahwa perintah tersebut pastilah ada maksudnya?

Jadilah pintar, kita sudah hidup di zaman modern, jangan lagi terkerangkeng oleh dogma-dogma gerejawi kuno yang berusaha melawan firman Tuhan bahwa jeroan itu boleh dimakan/ semua makanan itu dikuduskan sehingga jadi halal. Apakah firman Tuhan itu bisa berubah? Sangat “menggelikan” sebenarnya jika kita mengimani Tuhan yang bisa berubah, jika Tuhan saja bisa berubah soal perintah-perintah-Nya seenak hati-Nya, maka kita pun juga bisa sewaktu-waktu ditendang dan dibatalkan jadi umat-Nya karena Tuhan sendiri bisa berubah sewaktu-waktu.

Jeroan itu mengandung kolesterol tinggi yang sangat luar biasa bahkan kolesterol dari jeroan itu di atas daging-daging haram seperti babi, lele, kepiting, anjing, dll. Tingkat kolesterol yang terdapat di dalam Jeroan itu sudah berada di tingkat yang sangat gawat sehingga kalau kita hobi makan jeroan, siap-siap penyakit-penyakit mematikan menanti kita.

Jeroan itu sendiri mengandung zat purin yang tinggi yang jauh melebihi zat purin yang terdapat di dalam binatang-binatang haram lainnya seperti babi, lele, kepiting, dll. Kalau sodara tidak tahu apa itu zat purin, zat purin adalah zat utama penyebab asam urat. Gampangnya begini, kalau zat purin kita melebihi kapasitas normal yang bisa ditolerir, maka asam urat sudah pasti akan kambuh. Nah, jeroan itulah, penyebab nomor 1 asam urat. Jadi, silahkan sodara cek orang-orang yang penyakitnya adalah asam urat, pasti makanan favoritnya kalau tidak binatang-binatang haram, pasti juga jeroan.

Jeroan itu sendiri seperti misalnya adalah hati, merupakan pusat racun dan juga segala jenis kotoran. Jadi, selain bahaya kolesterol dan juga asam urat, maka kita sendiri akan berhadapan dengan racun-racun dan kotoran-kotoran yang kita telan dan mengendap di dalam tubuh kita. Kira-kira apa akibatnya kalau kita makan racun dan kotoran-kotoran itu? Simpulkan sendiri.

Jika sodara yang saat ini sedang membaca artikel ini adalah seorang pendeta, majelis jemaat, pastor, atau pun pengajar-pengajar firman Tuhan, sodara itu memiliki tanggung jawab kepada jemaat yang sedang sodara gembalakan. logika kita sebagai pelayan Tuhan itu harus jalan dan kita juga harus mengajarkan kepada jemaat mengenai firman Tuhan yang benar. Kasihan jemaat yang tidak berpengetahuan juga akan mengikuti kita makan-makanan begituan hanya karena melihat kita yang berpengetahuan ternyata ikut-ikutan makan begituan.

Jemaat itu tidak tahu apa-apa dan mereka hobinya makan begituan karena mereka pikir sodara sebagai pendeta dan pengajar firman Tuhan membolehkannya. Padahal makanan-makanan haram itulah sumber penyakit yang selama ini mereka derita, tetapi kita sebagai pelayan-pelayan Tuhan, sebagai orang-orang yang Tuhan percayakan untuk menggembalakan jemaat, bukannya pintar, malah ikut-ikutan meneguhkan hati mereka bahwa makanan-makanan itu boleh dimakan, piye toh? Jemaat-jemaat itu akan dikuatkan hatinya untuk makan-makanan berbahaya itu karena melihat sodara yang notabenenya adalah orang-orang yang berpengetahuan/ memiliki pengetahuan Alkitab seperti pendeta, pastor, pengajar firman Tuhan, lulusan sekolah Alkitab malah ikut-ikutan melanggar firman Tuhan. Mereka akan dikuatkan karena mereka percaya kepada sodara yang mereka anggap sebagai wakil Tuhan. Jadi, kalau wakil Tuhannya saja ikut makan-makanan yang dilarang Tuhan, maka mereka akan semakin diteguhkan untuk ikut-ikutan menyantap. Kasihan jemaat gembalaan sodara akan berpenyakitan dan seumur hidupnya akan bergumul dengan penyakit-penyakit seperti kolesterol, asam urat, dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya hanya karena sodara tidak bertanggung jawab sebagai pelayan firman Tuhan.

Sayang sekali hanya sedikit orang-orang Kristen yang terbuka pikirannya soal perintah makanan haram ini. Kebanyakan bahkan mayoritas orang-orang Kristen termasuk para pendeta lebih suka mentaati nafsu mereka daripada mentaati firman Tuhan. Mereka berusaha membenarkan pandangan mereka tersebut dengan membuat tafsiran yang jelas-jelas tafsiran yang parah untuk melawan firman Tuhan ini.

Well, coba silahkan lihat entah dosen-dosen teologi, pendeta-pendeta, atau orang-orang Kristen yang mengatakan bahwa makanan-makanan tersebut sudah dikuduskan sehingga jadi halal, silahkan lihat, ternyata penyakit-penyakit mereka tidak jauh dari asam urat dan kolesterol. Bahkan tidak sedikit yang meninggal karena menganut teologi yang keliru. Saya sebagai penulis blog ini sudah melihat beberapa contoh orang-orang Kristen bahkan yang levelnya adalah dosen-dosen teologi dan juga pendeta yang dengan gigih mengatakan bahwa kita boleh makan makanan yang dilarang Tuhan karena sekarang sudah zaman PB. Saya hanya ingin memberitahu sodara, bahwa orang-orang itu sekarang terkena penyakit asam urat, kolesterol dan ada beberapa yang meninggal karena menyantap makanan-makanan haram tersebut (sudah tahu kolesterol dan asam urat, masih saja ngotod menyantap makanan-makanan haram tersebut, akhirnya pun meninggal karena kadar kolesterolnya sudah di ambang batas, sudah tahu sakit, masih juga tidak bisa menahan diri). Bisa dikatakan, mereka telah menuai “teologi keliru” mereka sendiri. Katanya sudah dikuduskan, tetapi kok masih bisa kolesterol, asam urat, bahkan ada yang meninggal?

Pertanyaannya, katanya sudah dikuduskan oleh firman Tuhan, kenapa masih kena kolesterol dan asam urat? Jawabannya jelas, itu karena salah tafsir dan ngotod masih mau mempertahankan penafsiran yang keliru. Silahkan buktikan sendiri, apakah kolesterol dan asam urat kita akan hilang meskipun makanan-makanan haram ini sudah kita doakan dan kita kuduskan dalam nama Tuhan Yesus? Tidak bakalan. Kita akan tetap terkena penyakit-penyakit tersebut dan siap-siap menanti ajal saja. Jadi, sudah jelas kan, kalau penafsiran bahwa semua makanan itu dikuduskan adalah penafsiran yang keliru? Be smart, jangan tertipu oleh pengajaran-pengajaran yang jelas-jelas bertentangan dengan firman Tuhan. Tuhan mereka itu adalah perut mereka, tidak heran banyak pendeta-pendeta yang terkena asam urat, kolesterol, perut buncit, kegemukan, dll.

Kalau kita saat ini punya anak, apakah kita mau anak kita berpenyakitan seperti itu dengan mengizinkan anak kita makan-makanan haram tersebut? Menurut hemat saya, kalau kita adalah orang tua yang baik, maka sudah pasti kita akan melarang anak kita untuk tidak makan-makanan haram tersebut. Hanya orang tua yang entah tidak mengerti atau memang ingin anaknya sakit-sakitan saja yang akan mengizinkan anak mereka makan-makanan berbahaya seperti itu. Begitu juga Tuhan, sebagai Bapa yang baik, Dia melarang kita untuk tidak memakan makanan-makanan haram tersebut.

Kalau kita saat ini adalah seorang anak dan melihat orang tua kita ternyata hobi makan-makanan haram itu sampai berpenyakitan, bukankah kalau kita adalah anak yang baik, seharusnya kita melarang orang tua kita dan memberikan informasi kepada mereka mengenai bahaya-bahaya makanan tersebut? Aneh, kalau kita sebagai anak malah membiarkan orang tua kita terjebak dalam "ketidaktahuan" mereka, malahan kita sendiri juga hobi makan begituan.Be smart, jadilah pintar dan turutilah perintah-perintah Tuhan. Perintah-perintah-Nya tidak ada yang berat.

(Ulangan 30:11 [LAI TB] "Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh.)

Larangan makanan ini bukanlah perintah yang berat, hanya yang hatinya masih tidak mau tunduk total saja kepada Tuhan yang masih mau memberontak yang menganggap perintah ini berat.

Piye toh, baru Tuhan minta tidak makan sesuatu saja, kita sudah tidak bisa taat dan tunduk, apalagi kalau Tuhan minta seluruh hidup kita? Sangat mustahil kita akan bisa melakukannya. Lagipula, yang untung kalau kita tidak makan makanan haram itu kan kita sendiri, kita akan hidup sehat dan tidak berpenyakitan.

Kenapa justru yang menguntungkan kita, kita malah tolak tetapi yang jelas-jelas merugikan kita, malah kita bela habis-habisan. Atau memang benar, kita ternyata lebih suka makan-makanan kotor dan berpenyakitan daripada sesuatu yang menyehatkan kita. Aneh juga ya?

Tuhan ingin kita hidup sehat dan tidak sakit-sakitan. Tuhan ingin anak-anaknya hidup sehat dan tidak sakit-sakitan. Hanya Iblis saja yang ingin agar kita sakit-sakitan, itulah sebabnya dia merasuki dalam semua lini kekeristenan agar orang-orang Kristen percaya bahwa makan darah, makan jeroan, makan binatang-binatang haram itu sudah tidak apa-apa dan sudah halal. Mengapa Iblis ingin melakukan ini? Agar orang-orang Kristen sakit-sakitan dan menderita dan akhirnya cepat tewas. Jadi, mau pilih mana, perintah Tuhan atau kehendak bapa pendusta? Bapa pendusta memang selalu berdusta, itulah sebabnya teologi bahwa perintah makanan itu sudah tidak berlaku lagi semaunya berasal dari bapa pendusta agar kita didustai dan sakit-sakitan dan akhirnya meninggal.

Taatilah perintah Tuhan, itu bukan perintah berat.

Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

11 comments:

  1. Replies
    1. Shalom, silahkan baca di sini http://kebenaranalkitabmain.blogspot.com/2015/06/Mengapa-Tuhan-Melarang-Kita-Untuk-Makan-Makanan-Haram.html

      Tuhan punya alasan mengapa Dia melarang kita makan binatang-binatang haram karena sangat berbahaya bagi tubuh kita. Sekiranya menjadi berkat.

      Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

      Delete
    2. Saya setuju dengan pemikiran dan apa yang anda tulis dalam artikel ini.. Banyak orang Kristen yg demi menuruti keinginan daging mereka menjadi tidak taat, dan semakin membela dan mencari pembenaran atas keinginan mereka untuk makan semua makanan yg diharamkan tersebut, dengan cara mengutip ayat yang bunyinya adalah segala makanan sudah dikuduskan dalam nama Tuhan Yesus.. Paradigma inilah yg sering digembor-gemborkan para pengajar teologi maupun hamba-hamba Tuhan (termasuk pendeta saya dulu digereja saya yg lama). Saya ingin menambahkan tentang Firman Tuhan tentang makanan haram yang sanggup menajiskan kita, yang membuat kita bisa tidak diperkenankan untuk masuk kedalam surga, karena surga adalah tempat yang kudus, sedangkan mereka yang sudah makan makanan haram yang menajiskan mereka itu menjadi najis karena mereka makan makanan yg dilarang oleh Tuhan. Ayat tersebut terdapat dalam Yesaya 65 : 3-4. Dan kenapa kita bisa tidak diperkenankan oleh Tuhan untuk masuk ke sorga hanya karena makanan? Ayatnya terdapat di Yesaya 66 : 17. Tuhan akan melenyapkan orang yang makan makanan yg menajiskan dan tidak akan membangkitkannya pada hari kebangkitan.

      Delete
  2. Syalom..
    Lebih detail nya binatang apa saja yg dilarang Tuhan untuk kita konsumsi?
    Thanks atas pencerahan nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Shalom.

      Semua detailnya ada di Imamat 11 dan Ulangan 14. Itulah daftar makanan yang tidak boleh dimakan karena memang dunia kesehatan sudah membuktikan bahwa makanan-makanan tersebut memang sumber penyakit.

      Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

      Delete
  3. Saya punya teman yg sebelum tertembak dan di operasi , dia tidak suka makan hati.. (tidak enak katanya) ttp setelah dia operasi dia jadi suka sekali makan hati..
    Pertanyaanny ad 2..
    1 bisa dijelaskan knp bgitu?
    2 benarkah mam hati bisa menambah darah? Tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Saya tidak tahu kenapa dia jadi suka makan hati setelah tertembak. Mungkin dia sehabis tertembak, ada disarankan temannya untuk makan ati agar menambah darah.
      2. Makanan penambah darah tidak hanya ati. Justru sumber penambah darah itu terletak pada sayur-sayuran hijau dan buah-buahan http://pondokibu.com/makanan-kaya-zat-besi-untuk-menambah-darah.html

      Ati itu ada efek sampingnya seperti yang dijelaskan dalam artikel di atas dan bisa menyebabkan penyakit lainnya. Jadi percuma bisa menambah darah, tetapi kita menimbun penyakit lainnya. Buat apa darah kita nambah, tetapi asam urat dan kolesterol kita naik?

      Selama masih ada sayuran hijau dan buah-buahan yang tidak ada efek sampingnya, kenapa harus mengkonsumsi hati untuk menambah darah yang jelas banyak efek sampingnya?

      Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

      Delete
  4. Aku sangat terbantu dengan blog ini....terimakasih....

    ReplyDelete
  5. Apakah peraturan (makanan haram) ini termasuk ke dalam Hukum Taurat ?

    ReplyDelete
  6. Gan kalau udh terlanjur makan yg haram bisa gk yh minta ampun sama tuhan?
    soalnya saya baru tau tentang ayat ini dan saya jg selalu bertanya2 knp tuhan tiba2 mengizinkan apa yg dilarangnya dahulu tp setelah membaca artikel ini saya jd mengerti
    Gan kalau memelihara anjing tuh haram atau tdk yh? soalnya saya doglover nih..

    ReplyDelete

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...