Sunday, 19 July 2015

1 Petrus 1:14-16 Kita Harus Hidup Kudus

1 Petrus 1:14-16 Kita Harus Hidup Kudus
Holiness

(1 Petrus 1:14 [LAI TB] Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.)


Dalam ayat di atas tertulis bahwa kita harus hidup kudus di dalam seluruh hidup kita sama seperti Tuhan kita juga kudus. Kita harus buang segala macam kenajisan-kenajisan, dosa-dosa, kecemaran-kecemaran seperti menonton video porno, seks bebas, berzinah, selingkuh, suka mencuri, berbohong, merokok, mabuk-mabukkan, memaki, mengumpat, suka bertengkar, dll. Segala macam kefasikan-kefasikan ini harus segera kita buang jauh-jauh. Hal-hal di atas jelas merupakan perbuatan-perbuatan kedagingan.

(Galatia 5:19 [LAI TB] Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.)


Kita harus buang jauh-jauh semua perbuatan-perbuatan kedagingan kita ini. Kenapa? Karena rasul Paulus sudah mewanti-wanti bahwa jika kita masih terus menerus hidup di dalam kefasikan-kefasikan kita tersebut, maka jangan harap kita akan masuk sorga. Melainkan, kita akan dilempar ke neraka.

(1 Korintus 6:9 [LAI TB] Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.)


Jadi, jangan pernah kita berpikir bahwa dosa-dosa yang kita lakukan saat ini adalah dosa-dosa sepele yang tidak akan membawa kita ke neraka. Jangan kita berpikir bahwa kita tidak akan masuk neraka karena masturbasi. Salah, justru Tuhan Yesus menegaskan bahwa berpikir jorok saja kalau tidak bertobat akan dilempar ke neraka, apalagi masturbasi. Kalau kita terus menerus masturbasi, maka kita juga akan dilempar ke neraka.

Jangan kita pernah berpikir bahwa kita akan selamat dari api neraka kalau masih terus menerus merokok, mabuk-mabukan, dll. Segala sesuatu yang kita tahu itu baik, tetapi kita tidak melakukannya, itu sudah berdosa. Tidak merokok itu baik, jadi kalau kita masih terus menerus merokok dan merugikan kesehatan kita, maka kita juga pasti akan dilempar ke neraka. Tuhan itu kudus, dan tubuh kita ini adalah bait Allah, oleh karena itu kalau kita terus menerus menajiskan tubuh kita dengan rokok, maka kita juga pasti akan dilempar ke neraka.

Jadi, jangan pernah anggap dosa-dosa yang kita lakukan sekarang ini adalah dosa kecil yang tidak akan membuat kita dilempar ke neraka. Salah total, Tuhan Yesus justru memperingatkan dengan keras bagi kita semua, kalau kita tidak bertobat, maka kita juga akan binasa.

(Lukas 13:1 [LAI TB] Pada waktu itu datanglah kepada Yesus beberapa orang membawa kabar tentang orang-orang Galilea, yang darahnya dicampurkan Pilatus dengan darah korban yang mereka persembahkan.
13:2 Yesus menjawab mereka: "Sangkamu orang-orang Galilea ini lebih besar dosanya dari pada dosa semua orang Galilea yang lain, karena mereka mengalami nasib itu?
13:3 Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.
13:4 Atau sangkamu kedelapan belas orang, yang mati ditimpa menara dekat Siloam, lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain yang diam di Yerusalem?
13:5 Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian.")


So, mana yang mau kita pilih? Masih ingin terus hidup di dalam dosa-dosa kita? Tuhan Yesus serius dalam hal ini, jika kita tidak hidup dalam kekudusan, maka jangan salahkan Dia kalau saatnya tiba nanti, Dia dengan berat hati harus menempatkan kita di neraka.

(Wahyu 21:8 [LAI TB] Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.")

Bertobatlah sebelum terlambat. Selama kita masih hidup saat ini, itu berarti Tuhan masih memberikan kesempatan bagi kita untuk bertobat. Jangan disia-siakan hidup sodara, kalau kita masih keras kepala juga, akan tiba saatnya nanti nyawa kita akan diambil secara tak terduga, mungkin lewat kecelakaan, sakit penyakit, dll. Saat yang mengenaskan adalah ketika kita dipanggil pada saat kondisi tidak siap, maka sudah jelas dimana tempat kita itu, jelas di api yang menyala-nyala. Bertobatlah sebelum terlambat.

Salam Kasih. Tuhan Yesus memberkati

No comments:

Post a Comment

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...