Tuesday, 12 May 2015

Kesaksian Daud Tony Mantan Dukun Sakti


Diwariskan ilmu
Saya belajar Ilmu kebatinan, sejak umur saya 9 tahun, kakek dan nenek saya susah mati kalau ilmunya tidak diturunkan atau di wariskan. Dan yang dapat mewariskan ilmu itu adalah seorang yang memiliki kelahiran sabtu pai di dalam angka kelahiran keton jawa yang di sebut angka keramat atau hari kelahiran keramat dan syarat lain di dalam 1 keluarga harus memiliki 5 bersaudara laki. Karena dalam pewayangan ada yang disebut lima kesatria pendawa lima. Diantara lima saudara laki semua yang memenuhi tuntutan kekuatan ilmu itu saya sendiri. Sejak umur saya 9 thn saya di ambil menjadi murid kakek dan nenek buyut saya sendiri.

Saya mulai belajar ilmu mengambang diatas air, gara-gara punya ilmu itu sampai sekarang saya tidak bisa berenang. Waktu saya bertobat dilayani pelepasan saya dimasukkan kedalam air tidak bisa tenggelam akibat dari ilmu yang saya pelajari. Saya juga di ajar mantra memindahkan roh, pada usia 10 dan 11 thn saya mulai praktek sebagai dukun dan saya dulu sebelum bertobat saya dimintai oleh pabrik rokok di Indonesia untuk membuat laris atau membuat bisnis lawannya kalah. Saya juga memiliki kemampuan untuk membaca pikiran manusia. Sejak SD, sering membaca pikiran guru-guru, oleh sebab itu saya tidak pernah belajar karena sudah tahu jawabannya. Gara-gara sering ambil pikiran manusia sampai sekarang saya tidak bisa matematika.

Dibekali bermacam-macam pusaka
Usia 10 tahun saya diajari berbagai macam antara lain ilmu menghilang, kebal senjata, segala macam senjata tidak dapat mengenai tubu saya. Dan saya dibekali 100 macam pusaka keris, tombak, pedang dan enam pusaka kebal(besi kunung, mira delima, ulang kebun adok, kitab bustambul, kul buntul, padar besi), anti tembak, anti bacok, dan anti cukur. Jadi kalau saya memegang jimat, rambut saya tidak bisa dipotong. Kalau mau di potong, maka jimat yang ada pada saya harus di jauhkan dari tubuhku. 

Supaya saya kebal segala macam senjata saya di susuk besi kuning. Pusaka besi kuning  yang telah diberikan kepada saya di tanamkan kedalam tubuh saya, supaya segala macam senjata apapun tidak bisa melukai tubuh saya. Dan seluruh tubuh saya di susuk jarum tembaga. Sejak usia saya 10 tahun saya sudah mengusai kekuatan megic hitam dari nenek saya. Setelah itu saya mulai belajar megic putih. Sebenarnya ilmu hitam dan ilmu putih sama, hanya cara penggunaannya yang berbeda.

Ilmu Rampok
Sejak lulus SD kakek saya mengajari ilmu sired. Suatu mantra yang kalau diucapkan satu kampung bisa tidur semua dan itu ilmu biasanya dipakai untuk merampok. Tapi sejak kecil saya tidak mau merampok karena saya punya prinsip, harus jadi orang baik. Waktu itu guru saya berkata kepada, ada 2 pilihan yang harus kamu pilih salah satu, kalau kamu menjadi orang baik jadilah orang baik supaya kalau kamu mati menjadi kesatria yang baik, tetapi kalau kamu menjadi seorang penjahat jadilah penjahat kelas kakap yang besar supaya jika kamu mati nanti di akhirat menjadi raja para penjahat. Tetapi sejak kecil saya punya prinsip bahwa saya harus menjadi orang yang baik. Sehingga ketika belum bertobat, saya tidak terlibat dalam tindak kriminal.

Ilmu terakhir yang saya pelajari
Waktu saya kelas 2 SMP, kakek saya berkata demikian ada satu mantra yang harus kamu kuasai. Seluruh kekuatan ilmu hitam dan putih  kamu sudah kuasai, tigal satu mantra ini yang belum kamu kuasai yaitu kekuatan ilmu membelah dunia, kalau kamu menguasai ilmu ini tidak seorangpun dapat mengalahkanmu. Kecuali kekuatan yang berasal dari atas. Dan ilmu ini namanya api halilintar tetapi kalau kamu menguasai ilmu ini, maka ada satu syarat yang harus kamu kuasai dan lakukan yaitu seumur hidup kamu kamu tidak boleh menikah, tidak boleh menyentuh perempuan dan tidak boleh ada cinta dihati kamu ini yang paling susah tapi sakti. Tapi sampai kamu melanggar, maka ilmu yang kamu kuasai akan membunuh dirimu sendiri kamu akan lumpuh seumur hidup atau mati saat itu juga pada waktu kamu ada cinta, maka kamu akan mati. Karena itu saya disuruh berpikir dulu untuk menguasai mantra terakhir itu, maka saya berkata bahwa saya bersedia.

Akhirnya saya mengambil keputusan untuk menguasai mantra terakhir. Setelah saya menguasai mantra terakhir tiba-tiba kakek saya berkata demikian, dengan diwariskan ilmu terakhir ini berarti sudah waktunya kita berpisah. Kamu tahu kakekmu ini seumur hidup tidak boleh pakai sandal karena dia harus menyatu dengan bumi dengan tanah karena dia memiliki ilmu pindah tempat, tetapi karena waktu itu sakit dia lupa pakai sandal akhirnya mati. Kakek saya seumur hidupnya belum pernah terkalahkan dalam ilmu hitam maupun putih, tetapi matinya gara-gara sandal.

Kakek guru saya meninggal
Sebelum kakek saya mati, dia memberitahukan kepada saya, sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Nanti pada waktu kamu usia 18 tahun kamu akan membuat suatu keputusan yang menentukan jalan hidupmu. Dan Pada usia 19 tahun kamu akan melihat seorang raja yang agung dari timur. Bagaimana saya tahu raja yang adil dari timur itu, takdir kamu dan nasib kamu yang menentukan. Para leluhur kamu keturunan kesatria dan dukun-dukun yang sudah meramalkan, bahwa nanti 1 keturunannya, darah kesatria yang akan ketemu raja yang agung dari timur dan didalam ramalan itu dikatakan demikian, pada waktu jaman akan terjadi kekacauan akan muncul seorang raja dari timur.

Kamu adalah keturunan yang sudah ditakdirkan untuk melhat cahaya terang itu. Tapi ingat kalau kamu ketemu cahaya terang itu kamu harus mengankat keluarga kamu untuk ketemu cahaya terang ini dan kakek saya bukan orang Kristen. Seumur hidup tidak pernah mengiinjakkan kakinya digereja. Nanti taktir kamu yang menentukannya, jiwamu akan ditutun kesitu.

Mencari lawan tanding
Setelah kakek guru saya meninggal saya kehilangan arah. Karena tidak ada yang membimbing saya, tidak ada yang memberi nasehat dan pengarahan. Maka saya ingin mencoba mantra yang ada karena sudah bertahun-tahun saya menguasainya akhirnya saya bersumpah barang siapa yang bisa mengalahkan ilmu saya. Maka saya akan berguru sama dia. Disitulah ditanah jawa mencari lawan tanding. Baru saya tunjukan ilmu menghilang dukunnya bingung menghilang kemana anak ini. Malah dukunnya berguru sama saya. Saya tunjukkan kekuatan api, cahaya apapun mati, dukunnya menjadi murid saya.Berbagai macam dukun dan aliran saya taklukkan.

Di ajak ke Gereja
Tetapi hidup saya tidak bisa tenang dan mendekati usia 18 tahun. Tiba-tiba saya diajak kakak saya ke gereja. Sampai di gereja saya diajak makan sate, selesai makan sate saya diajak jalan-jalan, waktu jalan-jalan saya terpisah dengan kakak saya, sambil mencari kakak saya, saya tersesat di suatu ruangan. Ternyata ruangan itu sudah di atur oleh saudara perempuan ayah saya, dia orang Kristen, beritahu kepada pendeta-pendeta di situ, ketika saya jalan masuk ke ruangan itu, tiba-tiba saya dipegang kepalanya, lalu pendeta berkata dalam nama Tuhan Yesus.

Di injili tapi tidak mau bertobat
Lalu saya tanya kepada pendetanya siapa setannya, disitu saya diinjili kamu harus bertobat. Saya tanya kepada pendeta, apa yang harus saya bertobat, saya tidak pernah membunuh orang dalam pertarungan ilmu apapun, saya hanya menggunakan kekuatan mata, untuk mengalahkan musuh-musuh saya. Dan saya tidak pernah berkata kotor, saya tanya kepada pendeta. Pendeta seumur hidup pendeta tidak pernah berkata kotor. Tiba-tiba pendeta berkata saya pernah, saya berkata kepada pendeta, saya belum pernah berarti pendeta yang bertobat.

Disitu saya dikatakan dalam nama Yesus setan keluar, dikasih minyak satu botol dan air bekas baptisan kepala saya. Dalam hati saya katakan ini pendeta gila. Lalu saya diinjili tapi tidak bisa, kenapa karena banyak orang Kristen di kampung saya yang sering datang kepada saya minta nomor togel. Jadi saya susah bertobat, orang Kristen saja kacau apalagi saya. Disaat itu saya berpikir saya lebih baik dari orang yang beragama.

Di ajak ikut KKR
Akhirnya saya pulang, setelah beberapa hari kemudian saya di ajak kakak saya, ayo kita ke gereja ada KKR pendeta Gilbert Lumoindong. Saya katakan tidak mau, bayangin saya di kasih minyak dan air satu ember sama pendeta-pendeta gila. Kakak saya berkata kamu sudah makan sate kambingku, kamu harus ikut. Gara-gara sate inilah saya ikut KKR pendeta Gilbert Lumoindong. Waktu itu saya duduk di paling belakang. Pendeta Gilbert berkhotbah orang Kristen tidak bisa di santet, tidak bisa diguna-gunai dan dimantrain. Dari belakang saya berkata ini pendeta nantang saya. Akhirnya saya baca mantra kobaran api setan supaya, pendeta yang berkhotbah muntah darah di mimbar dan jemaatnya bubar.

Memantrai pendeta Gilbert  di KKR
Saya baca mantra setan kobar, tiba-tiba pendeta Gilbert berkata Haleluya, Tuhan Memberkati, tiba-tiba mantra itu kembali ke saya. Itu terjadi dua kali, akhirnya saya penasaran. Lalu pendeta Girbert berkata siapa dukun-dukun yang memiliki jimat-jimat, maju kedepan altar call. Dari belakang saya bingung karena saya tidak tahu bahasa inggris, saya kira altar call itu tempat pertarungan ilmu. Jadi siapapun boleh maju.

Maka saya maju kedepan karena tertantang. Waktu saya maju kedepan tiba-tiba pendeta Gilbert datangi saya. Dan berkata Tony, kaget saya pendeta ini sakti sekali bisa tahu nama saya. Kamu yang muridnya jigit wah bisa tahu guru saya, yang terkenal ilmu santetnya ia kan, dalam hati saya pendeta ini sakti mantra guna hebet. Tidak tahu, setelah saya bertobat saya tanya pendeta gilbert, pendeta gilbert berkata saya juga tanya pendeta lain juga. Lalu saya berkata kalau saya kalah maka saya akan berguru sama kamu.

Saya tantang pendeta Gilbert hari ke 1
Lalu pendeta Gilbert berkata besok pagi saya tunggu kamu disini, jam 8 pagi. Akhirnya saya pulang. Satu malam itu saya tidak bisa tidur hanya satu kata. Haleluya. Paginya saya datang, pendeta gilbert katakan kamu sudah siap, lalu saya katakan saya sudah siap dari tadi. Pendeta-pendeta buat lingkaran dan saya ada di tengah-tengah. Saya dengan pendeta Gilbert muka dengan muka jarak satu meter. Disitu saya bertarung dari jam 8 pagi sampai jam 12 siang dengan pertarungan jarak dekat.

Saya gunakan semua kekuatan ilmu saya. Anehnya ada sesuatu kekuatan yang melindungi pendeta Gilbert, pada waktu saya pukul, pukulan itu tidak dapat mengenai tubuhnya. Ada sesuatu kekuatan sehingga pukulan itu mengenai tubuh saya sendiri akhirnya saya muntah darah, saya telan lagi. Gengsi kalau ketahuan. Karena saya disusuk oleh tembaga kuningan hancur dari dalam keluar dari tubuh saya, serbut tembaga kuning. Waktu itu saya berkata stop, besok teruskan lagi. Kenapa tidak papa, tapi saya ada luka dalam. Lalu saya pulang.

Saya tantang pendeta Gilbert hari ke 2
Pada hari yang kedua banyak orang yang hadir, pendeta-pendeta mengelilingi saya, pada waktu saya menunjukan kekuatan ilmu saya ada beberapa pendeta, katakan dalam nama Tuhan Yesus setan keluar, lalu lari sembunyi di belakang pintu tidak tahunya dia takut juga. Dan yang berani menghadapi saya pendeta gilbert dan pengerja. Waktu itu semua kekuatan ilmu hitam dan putih saya keluarkan semua. Tetapi tidak ada satupun mantra yang bisa mengenai pendeta gilbert, akhirnya saya berkata kepada pendeta gilbert tepat pada 12 siang tinggal mantra terakhir.

Kalau mantra ini kalah maka kamu jadi guru saya. Tapi kalau saya menang kalian semua mati, karena dalam sejarah ilmu terakhir itu tidak ada seorangpun yang dapat mengalahkan. Kalau kakek guru saya menggunakan ilmu ini maka dia tidak dapat terkalahkan. Dan saya berkata kalau saya kalah saya akan berguru sama kamu.

Lalu pendeta Gilbet berkata saya siap. Lalu saya mundur beberapa langkah dulu saya baca mantra api halilintar (mantra yang terakhir guru saya ajarkan), waktu mantra itu diucapkan. Kesaksian banyak orang yang mendengar dan melihat, jarak radius 50 meter. Di ruangan itu terdengar bunyi desingan angin, akibat kekuatan mantra terakhir itu, puncak ilmu hitam dan ilmu putih. Saya pukul ke pendeta Gilbert dan saya membuka mata untuk menyiapkan pukulan dan kekuatan mantra itu jaraknya 50 km, batu bisa hancur dan orang yang kena itu bisa mati muntah darah dan dalam tubuhnya hancur.

Saya gila 1 tahun
Ketika saya mau memukul tiba-tiba dari tubuh pendeta Gilbert keluar cahaya terang dan juga seluruh pendeta di situ dari tubuh mereka keluar cahaya terang. Sinar cahayanya terang itu putih keperak-perakan seperti cahaya pelangi, tetapi kekuatan mantra sudah ada di tangan saya, saya berhenti sejenak dan ingat pesan guru saya, ramalan kakek saya takdir kamulah yang akan menentukan pada waktu usia 18 thn. Dan waktu hari itu tepat usia saya 18 thn.

Saya mundur berapa langkah, lalu saya mengambil keputusan kalau saya mati tidak malu kenapa sudah nantang kalah kan malu. Lebih baik saya coba saja, ketika saya memukul Gilbert ada suatu cahaya terang benderang sehingga saya terpental kebelakang sekitar 10 atau 12 meter, dan saya hilang ingatan/gila, saya didoakan pendeta-pendeta tapi tidak sembuh, akhirnya pendeta Gilbert berkata serahkan kepada orang tuanya.

Sembuh dari gila “ketemu dengan Tuhan”
Dan tepat 1 tahun usia 19 tahun, tiba-tiba ada cahaya terang yang mendatangi, dan terdengar Akulah Alfa dan Omega yang awal dan yang akhir. Akulah Raja yang Agung dari timur, berarti Tuhan Yesus lahir di timur tengah, dan ketika kakek saya sebelum mati dia menunjukan arah timur. Orang majus juga melihat bintang dari timur, tiba-tiba cahaya terang itu berubah menjadi Yesus Kristus. Wajah-Nya terang melebihi cahaya matahari, saya tidak bisa melihat wajahnya, saya hanya bisa lihat jubah-Nya berkilauan. Dan Dia bertanya maukah kau percaya pada-Ku, waktu itu ada suatu kekuatan yang mencengkram diri saya, supaya aku berkata, aku percaya. Tiba-tiba ada kekuatan dari dalam hatiku yang membuat, aku berkata aku percaya.

Kekuatan saya Lenyap
Begitu saya berbicara saya percaya indra ke enam saya musnah dan kekuatan supranatural saya lenyap saat itu juga. Dan Dia berkata bahwa engkau akan menjadi seorang penginjil api, engkau juga akan menjadi seorang pengarang buku dan seorang pengarang lagu, nanti pada waktunya tiba, ingatlah itu maukah engkau menjadi hamba-Ku. Tiba-tiba saya diam tapi ada sesuatu kekuatan membuat saya berkata ia. Saat itu cahaya itu menghilang dan saya sembuh sampai sekarang dan kejadian itu tahun 1993.

Sekolah Alkitab
Setelah saya sembuh dari hilang ingatan, pendeta Gilbert berkata kepada saya, nama baptis kamu daud, dan saya disuruh sekolah alkitab, kamu tidak boleh kesaksian dulu, sampai aku tahu bahwa kamu betul-betul bertobat jangan nanti sakit lagi. Saya dikirim sekolah alkitab, lulus ranking empat karena muridnya tinggal 4 orang. Saya lulus sekolah alkitab, saya tidak melayani seperti khotbah tidak. Tapi saya punya tugas mengedarkan kantong kolekte, sampai jemaat tempat saya layani Cuma saya sendiri tapi saya tetap setia.

Terlibat di pelayanan dan bisnis
Apa yang menyebabkan saya di panggil Tuhan untuk melayani dan bagaimana awal saya membuat lagu. Tahun 1996, setelah saya lulus alkitab, saya terlibat dalam bisnis plastik. Saya menjadi seorang agen jadi setiap plastik saya ambil dari pabrik-pabrik, lalu saya bagikan ke toko-toko langganan saya.
Waktu fokus saya ke bisnis dan pelayanan saya sudah berkurang, kenapa karena pelayanan itu penuh dengan pengorbanan dan pengabdian tapi kalau bisnis untung itu pasti. Saya berpikir yang penting saya banyak nyumbang gereja. Dari hasil bisnis saya untuk bantu gereja. Setelah saya sibuk dibisnis sudah jauh dari pelayanan, tetapi saya hanya mengedari kantong kolekte di gereja.

Tuhan Yesus datang kepada saya
Tuhan Yesus yang menyembuhkan saya datang kepada saya. Dan berbicara kepada saya, Daud ada apa Tuhan. Sudah waktunya kamu pulang ke rumah Bapak. Kaget saya mati saya, lalu saya berkata Tuhan saya belum siap untuk mati. Disitu saya renungkan saya belum siap. Kenapa belum siap karena saya belum memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Saya katakan kepada Tuhan kalau Tuhan izinkan umur saya diperpanjang maka saya akan melayani Engkau dengan sungguh-sungguh saya akan berikan hidup saya sungguh-sungguh, setelah itu Engkau panggil aku akan mati dengan tenang.

Tapi Tuhan berkata tidak hari ini engkau pulang. Karena saya tahu hari itu saya pulang ke rumah Bapak, saya pamitan dengan bapak mama saya, mama bapak saya mau pulang ke rumah Bapak, lalu mama saya katakan! Daud, Daud, apakah kau sudah gila, kamukan belum mati, mama saya katakan? Kamu jangan aneh-aneh gitu. Aku katakan terserah.

Roh saya di bawah kesurga
Waktu itu saya naik sepeda motor sama teman dengan kecepatan 60 km/jam, terjadi kecelakaan, saya tabrak truk, tanpa rem. Saat itu juga roh saya keluar dari tubuh saya. Saya lihat tubuh saya sendiri, dan roh saya naik ke suatu tempat, saya melihat malaikat tinggi sekitar 3 meter, dia angkat saya terus naik. Sampai di atas saya melihat sebuah tangga, terbuat dari emas murni. Setiap tangga itu ada malaikatnya, dan saya mendengar ada suara penyembahan pujian, seperti derau air bah samudra, malaikat berkata kepada saya lagu-lagu pujian penyembahan, sebelum dinyanyikan di bumi, sudah dinyanyikan di surga.

Diperlihatkan Tabut Perjanjian
Lalu malaikat berkata kepada saya sebelum kamu ketemu yang Maha Kuasa, kamu masuk ke suatu ruangan yaitu ruangan Ruang Maha Kudus, karena kamu dilayakkan masuk ke tempat itu, dan malaikat itu berbicara dalam suatu bahasa bukan bahasa manusia dan roh saya juga mengucapkan suatu bahasa yang bukan juga bahasa manusia, tetapi saya mengerti, tiba-tiba apa yang terjadi saya dimasukkan ke suatu tempat, lantainya terbuat dari emas, dan ada suatu tirai yang terkoyak, robek dari atas kebawah, dan saya diperlihatkan Tabut Perjanjian, ketika saya melihat Tabut Perjanjian itu, ada suatu cahaya yang membuat roh saya tersungkur. Maka malaikat berkata apa yang dilihat oleh musa tentang Kemah Suci, adalah gambaran dari tempat ini. Dari situ saya tahu apa yang di lihat musa tentang kemah suci adalah gambaran dari surga.

Ketemu dengan Tuhan Yesus
Saya diajak jalan-jalan dan kembali di tangga yang awal, di atas tangga itu ada suatu tahta, dan di situ terang-benderang, di atasnya tidak ada matahari, bulan dan bintang, karena dari tahta yang menyinari tempat itu. Dan di sana tidak adanya panasnya matahari,disana semua damai, dan waktu itu yang ada di tahta berkata kepada saya, sebenarnya engkau sudah waktunya  ada ditempat ini tetapi karena engkau mau kembali ke orang tuamu ke bumi, maka Aku akan mengembalikan engkau ke bumi dan umurmu akan diperpanjang, dan selama umurmu diperpanjang, pergunakanlah sebaik-baiknya.

Diperlihatkan bencana yang akan terjadi di indonesia
Dan sebelum engkau kembali ke muka bumi, akan Kutunjukkan sesuatu yang terjadi atas seluruh hidupmu dan atas bangsamu, yang dari tahta itu turun ke bawah kepada saya, tapi saya tidak bisa lihat wajah-Nya, saya Cuma lihat jubah-Nya, dan saya tahu itu adalah Tuhan Yesus, tiba-tiba tangan-Nya diangkat dan saya melihat suatu layar TV, suatu masa yang akan datang, disitu saya ditunjukan timur laste merdeka, terjadi tumpahan darah, saya lihat bom meledak di Indonesia, beberapa bencana dan krisis.

Ketika saya melihat itu saya katakan Tuhan saya tidak mau kembali ke bumi, karena ada bom, tapi Tuhan berkata tidak, karena Aku sudah berfirman kamu harus kembali ke bumi, umurmu akan diperpanjang, baik Tuhan. Karena dirumah Bapak banyak tempat tinggal, dan engkau harus tahu engkau tidak bisa mati sebelum waktunya tiba. Selama umurmu diperpanjang di muka bumi, tidak ada seorang yang akan membunuhmu sampai waktunya tiba, engkau akan kembali ke tempat ini. Di Indonesia saya pernah di tembak tapi saya tidak mati, saya pernah dikepung tapi saya tidak mati. Kenapa karena saya tahu belum waktunya, tapi kalau sudah waktunya, tidak usah ditembak, pasti sudah mati duluan, dan sebelum waktunya kamu tidak bisa mati.

Saya diajak ke suatu tempat, disana lantainya emas dan pagarnya terbuat dari permata dan berbagai macam batu berharga di sana hanya sebagai lantai dan pagar. Jadi kita sebenarnya kalau beli berlian hanya sampahnya surga dan disana sangat indah. Tiba-tiba Tuhan Yesus berkata, inilah rumah Bapa, Aku pergi untuk menyediakan rumah bagi umat-Ku. Waktu itu Tuhan Yesus Tanya kepada saya. Apa yang kau tanya akan Ku jawab? Lalu saya Tanya kapan Tuhan datang? Perlu engkau tahu bahwa, kedatangan-Ku tidak ada seorangpun tahu, baik malaikat atau yang ada di muka bumi, tetapi Aku menyertai umat-Ku sampai kesudahan jaman.

Saya diperlihatkan masa depan saya
Lalu Tuhan Yesus berkata kepada saya akan kutunjukkan apa yang terjadi di hidupmu, tiba-tiba saya melihat suatu buku kecil, tertulis Daud Tony, Tuhan katakan engkau akan menjadi seorang pengarang buku dan engkau akan datang ke tiga benua. Lalu saya bertanya untuk yang kedua kalinya kepada Tuhan, siapa istri saya? lalu tunjukkan kepada saya seorang perempuan yang rambutnya lurus, saya ingin melihat wajahnya tapi tertutup, lalu saya katakan kepada Tuhan yang rambutnya luruskan jutaan, tapi Tuhan berkata nanti pada waktunya tiba kamu akan ketemu, saya ketemu istri saya.

Saya keliling dunia, di Cina, Hongkong, berbagai pulau di Indonesia, dan ketemunya di Jogya, ternyata dekat Solo dan Jogya dekat. Tiba-tiba saya melihat seorang pengkhobah, jelek tua gemuk dan pendek, saya tanya kepada Tuhan, siapakah lelaki itu, itu adalah kamu. Dan nanti kamu akan menjadi seorang pengarang lagu, lalu saya katakan Tuhan saya tidak tahu alat musik, Tuhan katakan nanti saya akan transfer lagu-lagu dari surga untuk kamu. Dan nanti kamu akan mendengar nyanyian di telinga kamu nyanyian surga sampai kamu pulang ke rumah Bapa, tapi ada satu syarat yang kamu harus penuhi kamu jangan menjual lagu. Jadi setiap lagu yang saya dengar lalu buat tidak bisa di jual. selesai semua yang ditunjukkan Tuhan lalu saya kembali ke bumi.


KKR di Surabaya dengan tema “mengungkapkan rahasia dukun”
Saya kembali mulai di  pelayanan. Salah satu pelayanan saya di kota Surabaya, di kota ini saya adakan KKR, dan teman dari KKR tersebut, mantan dukun santet, dukun sakti, mengungkap rahasia santet boleh di coba, wah…. boleh di coba, oleh sebab itu banyak orang yang datang. Dilantai satu banyak terdapat dukun-dukun, sedangkan di lantai 2 diadakan KKR, karena temanya mengungkap rahasia santet maka yang dari bawa banyak yang ke atas, sehingga KKR itu yang terkumpul sekitar 2700 orang, separuh dukun dan pasiennya dan separuh orang Kristen. Disitu banyak yang bawa kris, tombak dan lain-lain, bagian depan dibuat tempat beli jimat.

Saya di santet saat khotbah
Saat mulai khotbah seharusnya pada hari ke dua, tapi pendeta katakan kepada saya karena kamu pendeta muda jadi kamu khotbah pada hari pertama, akhirnya saya maju. Saya melihat dukun dari Banyuwangi, Kediri, Tulung Agung dan berbagai tempat, berkumpul disitu karena mereka pengen tahu, bahwa saya adalah pewaris tunggal ilmu dari keluarga saya, yaitu ilmu dari kakek dan nenek saya, seorang tukang santet dan ahli sihir yang sakti.

Saya mulai maju ke mimbar, pada waktu itu Tuhan katakan kepada saya suruh mereka untuk mencobai ilmu mereka, ketika saya dengar suara tersebut saya Tanya Tuhan ini suara-Mu atau bukan, kalau ini bukan suara-Mu, aku bisa mati. Tapi Tuhan katakan ini dari Aku, lalu saya katakan baik, saya sampaikan. Saya mulai katakan siapa yang memiliki jimat-jimat keluarkan ilmu kalian semua, karena mereka tahu saya bekas dukun dan sudah menaklukkan beberapa aliran dukun.

Apa yang terjadi…?
Apa yang terjadi ketika waktu itu saya tutup mata, kenapa tutup mata karena takut juga,  dulu kalau adu ilmu satu lawan satu tetapi sekarang saya di serang bersamaan, tapi karena Tuhan yang menyuruh saya lakukan. Disitu saya diajarkan peperangan roh, ketika saya bicara untuk para dukun mencobai ilmu kepada saya, tiba-tiba saya mendengar desingan angin, saya mulai membuka mata, yang saya lihat adalah tiang awan dan tiang api di depan saya.

Dan apa yang terjadi, saya melihat paku jarum jatuh didepan saya. Dua hari KKR, yang bertobat ada 400 orang dukun dan pasiennya. Dari situlah saya belajar untuk menyampaikan kabar keselamatan bagi setiap orang. Saya mulai melayani di daerah pedalaman-pedalaman yang memiliki magic yang kuat.

Saya pelayanan di Kalimatan, daerah yang pernah terjadi konflik
Saya adakan KKR di Kalimatan, daerah yang pernah terjadi konflik antara suku dayak dan Madura, tempat daerah tersebut namanya pangkalan embun karena setelah damai mereka tinggal di daerah tersebut, ketika saya diundang untuk KKR, biasanya kalau KKR yang pertama adalah kata sambutan panitia, puji-pujian, pengkhotbah dan penutup ketua panitia. Waktu itu orang-orang yang di pangkalan embun belum mengetahui muka saya, Cuma dengar nama saya seorang yang bertobat dari dukun, dan yang datang ke KKR tersebut siapa saja boleh datang. KKR tersebut tanpa kursi lesehan, yang datang 2000 lebih.

Ketua panitia kena santet
Setelah sambutan panitia pemimpin pujian, setelah pemimpin pujian tidak diserahkan ke saya tapi langsung kepada ketua panitia, mereka kira ketua panitia adalah Daud Tony, ketua panitia baru berdiri maka dari belakang dukun dari dayak santet ketua panitia. Apa yang terjadi ketua panitia jatuh, didepan banyak orang, tolong-tolong, jantungnya yang kena, itu bukan penyakit jantung tapi kena santet, KKR sempat kacau karena ketua panitia kena santet, tapi belum mati.

Saya adalah Daud Tony
Waktu itu saya mulai maju dan saya katakan Darah Yesus membentengi tubuh, jiwa dan roh saya. Saya hanya percaya bahwa darah yesus yang membentengi kita. Saya mulai maju ke mimbar dan saya katakan, yang tadi adalah ketua panitia, saya adalah Daud Tony, sekarang saudara yang memiliki ilmu, dapat mencobai saya.

Selama saya berkhotbah, satu jam saya di santet, dari berbagai penjuru ilmu di kirim. Lalu saya mulai bicara kalian yang sudah coba-coba ilmu, sekarang gantian saya, saya undang kalian maju ke depan. Yang maju kira-kira ada 10 orang, ada yang tua sekali, dukun orde lama, ada yang setengah tua, orde baru, yang muda, reformasi. Dan terjadi lawatan Tuhan banyak di sembuhkan dan dilepaskan.

Kalau kita bersama Tuhan siapa lawan kita
Hanya satu yang saya ingat waktu itu, kalau kita bersama dengan Tuhan. Maka Tuhan adalah pembela kita. Dan saya punya iman saya tidak bisa mati sebelum waktunya tiba. Karena Dia berjanji akan jemput saya pada waktunya tiba. Di situ saya tahu bahwa perang roh di Indonesia hebat-hebat, tapi Tuhan Yesus lebih Hebat. Yang jadi pertanyaan didalam hidup kita sudah ada Tuhan Yesus dalam hidup kita.

Sumber: http://kesaksian-life.blogspot.com/2012/08/mewariskan-ilmu-diberiakn-100-macam.html

1 comment:

  1. terbaik, seperti saya mahu bersyukur lebih lagi bilah merenung kesaksian ini...saya juga mahu melayani bahagian ini sebab hal amat nyata bagi semua orang... terpuji lah Kristus Yesus dan ia memberkati hidu Tony Daud.. amen

    ReplyDelete

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...