Sunday, 19 April 2015

Roma 6:15-18 Hamba Siapakah Kita Saat Ini?


(Roma 6:15 [LAI TB]   Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!
6:16   Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?
6:17   Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.
6:18   Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.)
Τί οὖν; Ἁμαρτήσομεν, ὅτι οὐκ ἐσμὲν ὑπὸ νόμον, ἀλλ᾽ ὑπὸ χάριν; Μὴ γένοιτο. 
Οὐκ οἴδατε ὅτι ᾧ παριστάνετε ἑαυτοὺς δούλους εἰς ὑπακοήν, δοῦλοί ἐστε ᾧ ὑπακούετε, ἤτοι ἁμαρτίας εἰς θάνατον, ἢ ὑπακοῆς εἰς δικαιοσύνην;
Χάρις δὲ τῷ θεῷ, ὅτι ἦτε δοῦλοι τῆς ἁμαρτίας, ὑπηκούσατε δὲ ἐκ καρδίας εἰς ὃν παρεδόθητε τύπον διδαχῆς·
ἐλευθερωθέντες δὲ ἀπὸ τῆς ἁμαρτίας, ἐδουλώθητε τῇ δικαιοσύνῃ.
Transliteration: Ti Houn? Hamartesomen, hoti oukh esmen hypo nomon, all hypo kharin? Me genoito
Oukh oidate hoti ho paristanete heautous doulous eis hypakoen, douloi este ho hypakouete, hetoi hamartias eis thanaton, he hypakoes eis dikaiosynen?Kharis de to theo, hoti hete douloi tes hamartias, hypekousate de ekh kardias, eis on paredothete typon didakhes, 
Eleutherothentes de hapo tes hamartias, edoulothete te dikaiosyne

Well, ada sebuah pertanyaan yang simpel namun pertanyaan ini sangat penting untuk digumulkan bagi kita semua, orang-orang Kristen. Hamba siapakah kita ini sekarang? Apakah kita ini benar-benar hamba TUHAN YESUS atau jangan-jangan kita ini hanya merasa saja bahwa kita ini adalah hamba TUHAN YESUS? Mencantumkan kata Kristen dalam KTP ataupun mendapatkan status "orang Kristen" hanya karena faktor keturunan tidak serta merta langsung membuat kita menjadi hamba TUHAN YESUS.

Lantas standar apa yang bisa kita gunakan agar kita benar-benar bisa mengetahui bahwa kita saat ini benar-benar hamba TUHAN YESUS atau hanya sekedar merasa saja? Alkitab sebenarnya memberikan jawaban yang tepat untuk pertanyaan ini. 

Ayat diatas (Rm. 8:15-18) jelas merupakan jawabannya apakah kita saat ini benar-benar hamba TUHAN YESUS atau bukan. Paulus berkata apakah itu berarti kita boleh berbuat dosa karena tidak berada dibawah Hukum Taurat? Paulus dengan tegas melarangnya dan berkata, "sekali-kali tidak!" Disinilah letak atau kunci utama dan jawaban dari pertanyaan diatas.

(Roma 8:16 [LAI TB] Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?)
Οὐκ οἴδατε ὅτι ᾧ παριστάνετε ἑαυτοὺς δούλους εἰς ὑπακοήν, δοῦλοί ἐστε ᾧ ὑπακούετε, ἤτοι ἁμαρτίας εἰς θάνατον, ἢ ὑπακοῆς εἰς δικαιοσύνην;
Transliteration: Oukh oidate hoti ho paristanete heautous doulous eis hypakoen, douloi este ho hypakouete, hetoi hamartias eis thanaton, he hypakoes eis dikaiosynen?

Disinilah kunci jawaban utamanya, Paulus mengatakan jika kita sudah menyerahkan diri kepada seseorang sebagai hamba (budak) untuk mentaatinya, maka sudah pasti kita harus mentaati orang itu. Seorang budak tidak akan bisa melawan perintah tuannya.

Gampangnya begini, jika hamba kita saat ini sekarang adalah TUHAN YESUS, maka sangat tidak mungkin kita saat ini masih terus menerus hidup di dalam dosa dan terus melakukan dosa-dosa yang sama seperti misalnya masturbasi, video porno, rokok, patung, mencuri, mabuk-mabukan, berkelahi, mencaci maki, iri hati, dll. Namun, lain halnya jika saat ini tuan kita adalah dosa (Iblis), maka jangan heran kita pasti akan terus menerus hidup di dalam dosa dan terus menerus melakukan dosa-dosa tersebut. Kenapa? Karena tuan kita adalah Iblis, itulah sebabnya kita sebagai budak tidak akan pernah bisa melawan kehendak tuan kita. Itulah sebabnya kita selalu jatuh ke dalam dosa yang sama terus menerus dan terus menerus asik melakukannya.

Segera sadar dan bertobat. Rendah hati mau mengakui dosa-dosa kita dan segera datang kepada TUHAN YESUS dan mengabdi kepadanya. Jangan biarkan diri kita diitipu oleh Iblis. Iblis senang menyembunyikan kebenaran ini dari kita agar kita tidak tahu bahwa sebenarnya mereka masih hidup di dalam kuasa perhambaannya, yaitu kuasa dosa. Iblis senang membuat kita tertipu agar kita merasa seolah-olah sudah diselamatkan dengan mengira sudah menjadi hamba TUHAN YESUS, padahal kita sama sekali belum menjadi hamba TUHAN YESUS dan masih terjebak di dalam kuasa Iblis di dalam perhambaannya.

(Roma 6:17 [LAI TB]   Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.)
Χάρις δὲ τῷ θεῷ, ὅτι ἦτε δοῦλοι τῆς ἁμαρτίας, ὑπηκούσατε δὲ ἐκ καρδίας εἰς ὃν παρεδόθητε τύπον διδαχῆς·
Transliteration: Kharis de to theo, hoti hete douloi tes hamartias, hypekousate de ekh kardias, eis on paredothete typon didakhes

Well, dalam lanjutan ayat inilah, kondisi sesungguhnya dari pengikut-pengikut/ hamba-hamba TUHAN YESUS yang sesungguhnya. Jadi, hamba-hamba TUHAN YESUS yang sesungguhnya sudah tidak lagi menjadi hamba dosa. Kenapa? Karena mereka sudah dilepaskan dari kuasa dosa Iblis dan sudah dibeli oleh TUHAN YESUS untuk menjadi hamba-hamba-NYA. Dahulu kita memang semua adalah hamba-hamba dosa, tetapi sekarang kita sudah bukan lagi hamba-hamba dosa

Jadi, jika kita sekarang mengaku bahwa kita adalah hamba-hamba TUHAN YESUS, maka sudah pasti kita tidak mungkin akan terus menerus hidup di dalam dosa-dosa kita. Namun, jika kita masih terus menerus hidup di dalam dosa-dosa kita, maka sudah pasti status kita sama sekali belum berubah. Kita masih hamba dosa, belum menjadi hamba TUHAN YESUS

(Roma 6:18 [LAI TB]   Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.)
ἐλευθερωθέντες δὲ ἀπὸ τῆς ἁμαρτίας, ἐδουλώθητε τῇ δικαιοσύνῃ.
Transliteration: Eleutherothentes de hapo tes hamartias, edoulothete te dikaiosyne

Well, tepat sekali. Kondisi kita sekarang saat ini harusnya sudah "dimerdekakan" dari dosa dan sudah menjadi hamba kebenaran. Artinya kita sudah tidak mungkin lagi hidup di dalam dosa-dosa kita. Namun, jika kita saat ini masih saja terus menerus ditaklukkan oleh kuasa dosa dan terus menerus hidup di dalamnya dan diperhamba oleh dosa. Timbul tanda tanya besar, apakah kita saat ini benar-benar hamba TUHAN YESUS?

Well, silahkan direnungkan sendiri. Saya berdoa sekiranya siapapun yang membaca tulisan ini mendapatkan berkat dan memperoleh "kemerdekaan dosa yang sejati" dan menjadi hamba-hamba TUHAN YESUS yang sejati yang akan mengabarkan Injil kepada bangsa-bangsa.

Salam Kasih

No comments:

Post a Comment

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...