Sunday, 19 April 2015

3 Tipe Keselamatan yang Ditulis oleh Rasul Paulus yang sering Diputarbalikkan


Well, tidak bisa dipungkiri, topik "keselamatan" adalah topik utama, bahkan yang paling utama dalam kekeristenan. Namun harus diakui, topik ini juga justru menjadi topik yang paling hangat diperdebatkan. Banyak aliran dalam Kekeristenan berbeda-beda dalam menanggapi hal ini, ada yang mengatakan jadi Kristen sudah pasti masuk surga, ada juga yang mengatakan bahwa jadi Kristen tidak otomatis masuk surga, ada yang mengajarkan keselamatan tidak bisa hilang, ada juga yang mengajarkan bahwa keselamatan bisa hilang, bahkan yang lebih ekstrim lagi ada yang mengajarkan bahwa ada yang sudah ditakdirkan untuk masuk surga dan ada yang sudah ditakdirkan untuk masuk neraka.

Dalam hal ini, kita akan membahas kata "keselamatan" berdasarkan tulisan-tulisan Paulus. Mengapa tulisan-tulisan Paulus? Karena harus diakui, bahwa yang paling banyak membahas masalah ini adalah Paulus dan rata-rata doktrin kekeristenan memang dibangun didasarkan tulisan-tulisan rasul Paulus. Namun yang ironisnya, justru harus diakui, banyak yang memutarbalikkan tulisan-tulisan Paulus sehingga makna yang ingin disampaikan oleh Rasul Paulus menjadi lain (tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya rasul Paulus maksudkan) sebagaimana yang sudah diwanti-wanti oleh Rasul Petrus soal tulisan-tulisan Paulus

(2 Petrus 3:15 [LAI TB]   Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat,seperti juga Paulus, saudara kita yang kekasih, telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya.
3:16   Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.)

Jadi, dari keterangan Petrus ini, kita bisa mendapatkan informasi bahwa pada zaman itu saja, sudah banyak sekali orang-orang yang memutarbalikkan tulisan-tulisan Paulus. Apalagi sekarang di zaman kita ini yang sudah terlampau jarak 2000 tahun? Betapa lebih banyaknya lagi yang memutarbalikkan tulisan-tulisan Paulus.

Perlu kita tahu ajaran "sudah pasti masuk sorga" sebenarnya berakar dari penafsiran atas surat-surat Paulus seperti misalnya Efesus 2:8

(Efesus 2:8 [LAI TB] Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, )

Tepat, ayat diatas hanyalah salah satu contoh kecil dari surat-surat Paulus dimana banyak sekali orang-orang Kristen yang menjadikan ayat-ayat ini sebagai dasar bahwa kita sudah pasti masuk surga (keselamatan tidak bisa hilang) karena mereka berargumen bahwa "itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah". Disinlah letak polemik utamanya karena jika kita mengimaninya demikian, maka akan berkontradiksi dengan perkataan TUHAN YESUS sendiri bahwa hanya yang menang saja yang akan diselamatkan. Lantas mengapa bisa bertentangan seperti ini?

Banyak yang tidak tahu bahwa ketika Paulus berkata "Kamu Diselamatkan", Paulus menulis hal tersebut dalam 3 jenis tense kata kerja yang berbeda-beda? Gampangnya begini, ada 3 jenis keselamatan yang Paulus maksudkan dalam kesemua suratnya, dan semuanya tidak sama, namun kita memukul rata semuanya sehingga apa yang dimaksudkan Paulus menjadi lain! Disinilah letak problem utamanya.

Paulus ketika berkata "kamu diselamatkan" dia menggunakan 3 bentuk tense kata kerja yang berbeda-beda, yaitu:

1. Kamu telah diselamatkan = Roma 8:24; Efesus 2:5, 82. Kamu sedang diselamatkan (terus menerus) = 1 Korintus 1:18; 2 Korintus 2:153. Kamu akan diselamatkan = Roma 5:9, 10; 9:27; 10:9; 11:26

Ada lagi contoh lainnya, namun contoh-contoh ayat diatas sudah dianggap cukup mewakili. Memahami 3 jenis keselamatan ini sangat penting, karena inilah yang sebenarnya yang dimaksudkan oleh Paulus.Mencampuradukkan semuanya akan sangat berbahaya sekali karena Paulus sama sekali tidak memaksudkan demikian

Nah, jadi ada 3 jenis keselamatan yang dimaksudkan oleh Paulus karena tata bahasa Yunani memang mempunyai ciri khas yang demikian yang sering tidak terdeteksi jika tidak membacanya langsung dari teks Yunaninya. Jadi Paulus mengatakan bahwa ada 3 jenis keselamatan dalam semua surat-suratnya. 

Jadi ketika Paulus berkata "kamu sudah diselamatkan" berbeda maknanya dengan konteks ketika "kamu akan diselamatkan" ataupun dengan "kamu sedang diselamatkan (terus menerus)". Ketiganya ini berbeda konteks dan berbeda makna. Nah, disinlah banyak yang mencampur-campurkannya sehingga muncullah teologi "sudah pasti masuk surga (keselamatan tidak bisa hilang)" padahal sebenarnya Paulus tidak pernah berkata seperti itu.

1. Kamu Telah Diselamatkan

Sebagai contoh, mari kita bahasa Efesus 2:8 yang sering diputarbalikkan

(Efesus 2:8 [LAI TB] Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, )
τῇ γὰρ χάριτί ἐστε σεσῳσμένοι διὰ τῆς πίστεως, καὶ τοῦτο οὐκ ἐξ ὑμῶν· θεοῦ τὸ δῶρον·
Transliteration: te gar khariti este sesomenoi dia tes pisteos kai touto oukh ex hymon; theou to doron

Nah disinilah harus dipahami dengan baik, baik dari konteksnya (ayat-ayat sebelumnya) maupun dari tata bahasa Yunaninya. Kata diselamatkan" dalam teks diatas menggunakan kata "sesosmenoi σεσῳσμένοι" yang artinya adalah"kamu telah selesai diselamatkan". Tepat sekali saat ini kita semua yang telah percaya kepada KRISTUS "telah selesai diselamatkan". Namun, eit eit eit, nanti dulu, ayat itu harus dibaca dari ayat sebelumnya, agar kita tahu kita ini "telah diselamatkan dari apa"

(Efesus 2:1 [LAI TB]Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. 
2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.
2:4. Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan-- 
2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, 
2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. 
2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 
2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. )

Jadi, ayat ini tidak bisa dicabut begitu saja dari konteksnya, harus dilihat dari ayat pertama. Perhatikan ayat yang  saya garisbawahi. Jadi ayat pertama adalah latar belakang dan kondisi saat kita semua belum mengenal TUHAN YESUS dimana kita ditaklukkan oleh "para penguasa kerajaan angkasa". Nah, disaat itulah Paulus berkata, "melalui YESUS KRISTUS, kamu telah diselamatkan, itu bukan hasil usahamu"

Inilah yang dimaksudkan oleh Paulus sesungguhnya dalam konteks ayat ini. Jadi dalam konteks ayat ini, yang dimaksudkan oleh Paulus adalah "kita semua sudah diselamatkan dari penguasa kerajaan angkasa dimana kita tidak lagi hidup di dalam dosa-dosa kita". Jadi Efesus 2 sama sekali tidak berbicara bahwa kita sudah pasti masuk surga (keselamatan tidak bisa hilang), tetapi yang Paulus maksudkan adalah kita telah diselamatkan dari penguasa dunia ini dimana kita tidak lagi hidup di dalam dosa-dosa kita. 

Inilah yang dimaksudkan oleh Paulus sebagai "Doktrin Pembenaran hanya oleh karena iman.". Jadi, dalam semua surat Paulus, ketika dia berbicara "Kamu telah Diselamatkan', hal itu mengacu kepada diselamatkan dari penguasa angkasa/ penguasa dunia ini dimana kita tidak lagi hidup di dalam dosa (bukan sudah pasti masuk surga). Inilah yang dimaksudkan oleh Paulus. Jadi hanya melalui iman saja, kita akan diselamatkan dari penguasa dunia ini yang ditandai dengan kemerdekaan dari dosa (tidak lagi hidup di dalam dosa-dosa kita)

2. Kamu Sedang Diselamatkan (terus menerus) dan 3. kamu akan diselamatkan

Inilah pemahaman kedua dari Paulus dimana dia menggunakan kata "kamu sedang diselamatkan (terus menerus)". Sudah jelas, hal ini berbeda dengan konsep "Kamu telah Diselamatkan" dan sedang berbeda konteks, jangan dicampur aduk. 

Mengapa Paulus mengatakan bahwa kita saat ini sedang diselamatkan terus menerus? Karena kita belum mencapai garis finish! Keselamatan sesungguhnya. Diselamatkan dari apa? Dari Murka Allah. Itulah sebabnya dalam Roma 5:9, 10, ketika Paulus berbicara mengenai murka Allah, dia menggunakan tense "future (Kamu akan diselamatkan)

ARTINYA APA? ARTINYA KITA SAAT INI BELUM DISELAMATKAN DARI MURKA ALLAH. KITA SEMUA BARU DISELAMATKAN DARI PENGUASA-PENGUASA ANGKASA/ PENGUASA DUNIA INI YANG DITANDAI DENGAN KEMERDEKAAN DARI DOSA (TIDAK LAGI HIDUP DI DALAM DOSA). ITULAH SEBABNYA PAULUS BERKATA BAHWA KITA HARUS TERUS MENERUS MENGERJAKAN KESELAMATAN KITA. KENAPA? KARENA KITA BELUM DISELAMATKAN DARI MURKA ALLAH

Hal inilah yang sebenarnya dimaksudkan oleh Paulus dan terus menerus menjadi polemik dalam kekeristenan. Jadi, jika kita mengetahui maksud sesungguhnya dari tulisan-tulisan Paulus, maka kita tahu bahwa Paulus sama sekali tidak pernah mengajarkan bahwa kita sudah pasti masuk surga. Jangan sesat dan jangan memutarbalikkan tulisan-tulisan Paulus. Itulah sebabnya TUHAN YESUS berkata 8x di kitab Wahyu bahwa hanya yang menang saja yang akan diselamatkan

(Wahyu 2:7 [LAI TB]Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah."
2:11   Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ]ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua."
2:17   Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang di atasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.
"2:26   Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa;
3:5   Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.
3:12   Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.
3:21   Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.)

(Wahyu 21:7 [LAI TB]   Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
21:8   Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.")

Jadi, jangan sampai kita terkecoh. TUHAN YESUS dan rasul Paulus sama sekali tidak pernah mengajarkan bahwa kita sudah pasti masuk surga (keselamatan tidak bisa hilang). Yang TUHAN YESUS dan rasul Paulus ajarkan adalah hanya yang menang saja yang akan diselamatkan. Itulah sebabnya TUHAN YESUS berkata jalan itu begitu sempit sehingga hanya sedikit yang mendapatinya

(Matius 7:13 [LAI TB] Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; 
7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya.")

Salam Kasih. TUHAN YESUS memberkati

1 comment:

  1. Jika engkau mengaku Yesus dg mulutmu dan percaya Yesus dlm hatimu mk kamu akan selamat. Percaya Yesus artinya MengasihiNYa - mengasihiNYa berarti melakukan apa yg dikehendakiNYA -Kesimpulannya arti Percaya terlihat dari perbuatannya , bisanya kita percaya bukan dari usaha kita tetapi pemberian Roh Kudus ( hak mutlak Tuhan untuk memberikan kpd siapa Ia akan berbelaskasihan ) dan Rencana Tuhan tidak pernah gagal - tidak akan kembali dg sia2 - artinya Keselamatan adalah Kasih Karunia Tuhan tetapi Mahkota adalah bagi siapa yang "menang" ; mengaku artinya tidak malu mengaku Yesus dihadapan orang lain

    ReplyDelete

Post Terkait

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...